“Syarat mendapatkan kemuliaan tidak terikat pada tempat di masjid. Yang penting adalah bagaimana menghidupkan malamnya dan menghadirkan suasana ibadah kepada Allah SWT,” jelasnya dalam sebuah kajian.
Hal ini berarti seseorang tetap bisa meraih keberkahan malam tersebut meskipun beribadah di rumah.
Baca Juga: Mengapa Puasa Baik untuk Tubuh? Dokter Zaidul Akbar Ungkap Manfaatnya bagi Kesehatan
Amalan untuk Menghidupkan Malam Lailatul Qadar
Bagi mereka yang tidak bisa melakukan iktikaf di masjid, ada banyak amalan yang bisa dilakukan untuk menghidupkan malam Lailatul Qadar. Ulama Wahbah Az-Zuhaili dalam Fiqih Islam Wa Adillatuhu menyebutkan beberapa amalan yang dianjurkan:
1. Mendirikan Salat
Salat wajib tepat waktu serta salat sunnah seperti Tarawih, Tahajud, dan Witir menjadi amalan utama pada malam-malam terakhir Ramadan.
2. Memperbanyak Doa
Salah satu doa yang dianjurkan adalah doa memohon ampunan yang diajarkan Rasulullah kepada Aisyah RA.
3. Memperbanyak Istigfar
Istigfar, terutama pada waktu sahur, menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan.
4. Membaca Al-Qur’an dan Zikir
Membaca Al-Qur’an, berdzikir, serta merenungi ayat-ayat Allah dapat membantu menjaga hati tetap dekat dengan-Nya.
Iktikaf di masjid merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan pada sepuluh malam terakhir Ramadan. Namun, iktikaf bukanlah syarat mutlak untuk mendapatkan Lailatul Qadar.
Setiap muslim tetap memiliki kesempatan meraih malam penuh kemuliaan tersebut selama mereka menghidupkan malam dengan ibadah, baik di masjid maupun di rumah. Dengan memperbanyak salat, doa, zikir, dan membaca Al-Qur’an, seseorang tetap bisa berharap mendapatkan keberkahan Lailatul Qadar.
