Baca Juga: Bukan Cuman Kewajiban, Ini Makna Penyaluran Zakat Fitrah di Hari Raya Idul Fitri
Bacaan Niat Zakat Fitrah
- Untuk Diri Sendiri
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ نَفْسِي فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an nafsi fardhan lillahi ta‘ala.
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta‘ala.”
- Untuk Istri
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ زَوْجَتِي فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an zaujati fardhan lillahi ta‘ala.
Artinya:“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta‘ala.”
- Untuk Diri Sendiri dan Keluarga
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنِّي وَعَنْ جَمِيعِ مَنْ تَلْزَمُنِي نَفَقَتُهُمْ شَرْعًا فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘anni wa ‘an jami‘i man talzamuni nafaqatuhum syar‘an fardhan lillahi ta‘ala.
Arti: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku secara syar‘i, fardu karena Allah Ta‘ala.”
Zakat fitrah juga menjadi sarana berbagi agar seluruh umat Islam dapat merayakan Hari Raya dengan penuh kebahagiaan.
