POSKOTA.CO.ID - Bulan Ramadan dikenal sebagai bulan penuh keberkahan bagi umat Islam.
Salah satu momen penting di dalamnya adalah malam Nuzulul Quran, yakni peristiwa turunnya Alquran pertama kali kepada Nabi Muhammad SAW.
Peristiwa ini menjadi pengingat betapa pentingnya Alquran sebagai pedoman hidup umat Islam.
Oleh karena itu, banyak ulama menganjurkan umat Muslim untuk memperbanyak ibadah dan amalan pada malam Nuzulul Quran guna meraih pahala serta keberkahan dari Allah SWT.
Baca Juga: Cari Menu Sahur Simpel? 4 Resep Marinasi Ikan Ini Bikin Masak Jadi Lebih Sat-set
Sejarah Singkat Nuzulul Quran

Nuzulul Quran merujuk pada peristiwa turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW berupa Surah Al-Alaq ayat 1–5 di Gua Hira. Peristiwa tersebut terjadi ketika Rasulullah berusia 40 tahun, tepatnya pada 17 Ramadan tahun 610 M.
Turunnya Alquran berlangsung dalam dua tahapan. Pertama, Alquran diturunkan dari Lauh Mahfuz ke langit dunia atau ke hati Nabi Muhammad SAW. Setelah itu, wahyu diturunkan secara berangsur-angsur selama kurang lebih 23 tahun melalui perantara Malaikat Jibril.
Proses penurunan Alquran terbagi dalam dua periode, yakni:
- Periode Makkiyah, yaitu wahyu yang turun di Makkah selama sekitar 13 tahun.
- Periode Madaniyah, yaitu wahyu yang turun setelah Nabi hijrah ke Madinah selama sekitar 10 tahun.
Kisah turunnya wahyu pertama diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dari Aisyah RA. Dalam riwayat tersebut dijelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW sering beruzlah atau menyendiri di Gua Hira untuk beribadah.
Baca Juga: Panduan I’tikaf di Masjid pada 10 Malam Terakhir Ramadhan, Lengkap dengan Rukun dan Adabnya
Pada suatu malam, Malaikat Jibril datang dan memerintahkan Rasulullah untuk membaca. Dari peristiwa itulah kemudian turun firman Allah SWT dalam Surah Al-Alaq ayat 1–5 yang menjadi wahyu pertama Alquran.
6 Amalan Malam Nuzulul Quran yang Dianjurkan
Agar tidak melewatkan malam yang penuh kemuliaan ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah. Berikut beberapa amalan yang bisa dilakukan saat malam Nuzulul Quran.
- Membaca Alquran
Membaca Alquran menjadi amalan utama yang sangat dianjurkan pada malam Nuzulul Quran. Selain menambah pahala, membaca kitab suci juga merupakan bentuk penghormatan terhadap wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.
Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa Malaikat Jibril mengajarkan Nabi Muhammad SAW membaca Alquran dengan berbagai cara bacaan serta menjelaskan hukum-hukum syariat yang terkandung di dalamnya.
- Memperbanyak Zikir
Berzikir juga menjadi amalan yang dianjurkan agar hati senantiasa mengingat Allah SWT.
Hal ini sebagaimana disebutkan dalam Surah Al-Ahzab ayat 41–42 yang memerintahkan orang-orang beriman untuk mengingat Allah sebanyak-banyaknya dan bertasbih kepada-Nya pada waktu pagi dan petang.
Baca Juga: 5 Persiapan Penting Saat Itikaf Agar Ibadah Lebih Nyaman dan Khusyuk
- Salat Malam
Salat malam memiliki kedudukan yang sangat mulia setelah salat lima waktu. Ibadah ini menjadi salah satu cara mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ath-Thabrani disebutkan bahwa kemuliaan seorang mukmin terletak pada salat malam dan kehormatannya ada pada sikap tidak bergantung kepada manusia.
- I’tikaf di Masjid
I’tikaf merupakan ibadah dengan cara berdiam diri di masjid untuk fokus beribadah kepada Allah SWT.
Selama menjalankan i’tikaf, umat Islam dapat memperbanyak amalan seperti membaca Alquran, berzikir, salat sunnah, hingga memperdalam ibadah di malam Ramadan.
Adapun niat i’tikaf adalah sebagai berikut:
نَوَيْتُ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ للهِ تَعَالَى
“Nawaitu an a’takifa fi hadzal masjidi lillahi ta’ala.”
Artinya: Aku berniat i’tikaf di masjid ini karena Allah Ta’ala.
- Memanjatkan Doa
Malam Nuzulul Quran juga menjadi waktu yang baik untuk memperbanyak doa kepada Allah SWT. Umat Islam dapat memohon ampunan, keberkahan, serta petunjuk dalam menjalani kehidupan.
Salah satu doa yang dapat dibaca adalah doa agar hati diterangi oleh Alquran dan diberi kemuliaan melalui ajaran-ajarannya.
- Bersedekah
Bersedekah juga termasuk amalan yang sangat dianjurkan, terutama di bulan Ramadan. Dalam Surah Al-Baqarah ayat 261, Allah SWT menjelaskan bahwa pahala sedekah di jalan-Nya diibaratkan seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh tangkai, dan setiap tangkai menghasilkan seratus biji.
Hal ini menunjukkan bahwa pahala sedekah dapat dilipatgandakan oleh Allah SWT bagi siapa saja yang dikehendaki-Nya.
Malam Nuzulul Quran menjadi kesempatan berharga bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah di bulan Ramadan. Dengan memperbanyak amalan seperti membaca Alquran, zikir, salat malam, i’tikaf, berdoa, hingga bersedekah, diharapkan setiap Muslim dapat meraih keberkahan dan pahala yang berlimpah.
