Truk Fuso Terperosok di Gorong-Gorong Jalan Raya Limo Depok, Evakuasi Picu Kemacetan

Selasa 10 Mar 2026, 12:48 WIB
Proses evakuasi truk fuso yang masuk ke gorong-gorong. (Sumber: Poskota/Angga Pahlevi)

Proses evakuasi truk fuso yang masuk ke gorong-gorong. (Sumber: Poskota/Angga Pahlevi)

DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Kemacetan lalu lintas sempat terjadi di Jalan Raya Limo, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Kota Depok, pada Selasa pagi, 10 Maret 2026. Hal ini dipicu oleh proses evakuasi truk fuso yang terperosok ke dalam gorong-gorong di pinggir jalan sejak beberapa hari sebelumnya.

Proses evakuasi kendaraan berat tersebut akhirnya dilakukan menggunakan alat berat crane pada Selasa pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Kanit Lantas Polsek Cinere, Iptu Suharyoko mengatakan bahwa pihak kepolisian mendatangkan crane untuk mengangkat truk yang sebelumnya terjebak di gorong-gorong di sisi jalan.

“Sejak kemarin truk fuso mengalami ban kejeblos di gorong-gorong dari pagi hari. Baru pagi ini alat berat crane diturunkan untuk mengangkat truk tersebut,” ujar Suharyoko saat dikonfirmasi Poskota, Selasa, 10 Maret 2026.

Baca Juga: Kecelakaan Beruntun Libatkan Mobil dan Angkot di Jalan Raya Bogor, Korban Luka Ringan

Polisi dan Dishub Atur Lalu Lintas saat Evakuasi

Selama proses evakuasi berlangsung, petugas kepolisian ditempatkan di sekitar lokasi untuk mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi kemacetan yang lebih parah.

Menurut Suharyoko, badan truk akhirnya berhasil diangkat dari dalam gorong-gorong. Namun, proses pengangkatan sempat membuat arus lalu lintas padat karena posisi crane menutup sebagian badan jalan.

“Pengangkatan badan truk sudah berhasil dilakukan dari dalam gorong-gorong. Memang sempat terjadi kepadatan lalu lintas karena adanya pengaturan jalan selama proses evakuasi, mengingat badan crane hampir menutup sebagian jalan,” jelasnya.

Meski badan truk berhasil diangkat kembali ke badan jalan, kendaraan tersebut belum bisa langsung dipindahkan. Pasalnya, as roda bagian depan truk mengalami patah setelah proses evakuasi.

Baca Juga: Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang KM 93 yang Tewaskan 2 Orang

Pihak kepolisian masih menunggu pemilik kendaraan untuk melakukan perbaikan atau penggantian komponen yang rusak agar truk dapat dipindahkan dari lokasi kejadian.

“Setelah diangkat, as roda bagian depan mengalami patah. Kami masih menunggu pemilik truk untuk melakukan penggantian as roda tersebut agar kendaraan bisa dipindahkan,” ujar Suharyoko.

Ia juga mengungkapkan bahwa sopir truk diketahui kabur saat proses evakuasi berlangsung.

Untuk mengantisipasi kemacetan yang lebih panjang, petugas dari Polsek Cinere bersama Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka tutup jalan di sekitar lokasi.

Pengendara yang melintas di Jalan Raya Limo diimbau untuk menggunakan jalur alternatif hingga proses penanganan kendaraan selesai dilakukan.

“Anggota Lantas Polsek Cinere dibantu Dinas Perhubungan melakukan pengaturan lalu lintas dengan sistem buka tutup jalan. Kami mengimbau pengendara agar mencari jalur alternatif untuk menghindari kemacetan,” pungkasnya.


Berita Terkait


News Update