Artinya:
“Ya Allah, bukalah bagiku di bulan ini pintu-pintu surga, tutuplah untukku di bulan ini pintu-pintu neraka, dan berikanlah taufik kepadaku di bulan ini untuk membaca Al-Qur’an, wahai Penurun ketenangan di hati orang-orang mukmin.”
Doa ini menjadi salah satu amalan yang dianjurkan dibaca umat Islam sebagai bentuk pengharapan kepada Allah SWT agar diberikan keselamatan di dunia dan akhirat.
Keutamaan Doa Hari ke-20 Ramadhan
Doa hari ke-20 Ramadhan mengandung makna mendalam yang berkaitan dengan permohonan keselamatan spiritual. Dalam doa tersebut, seorang Muslim memohon agar Allah SWT membuka pintu-pintu surga sebagai simbol rahmat dan ampunan bagi hamba-Nya yang beriman.
Selain itu, doa ini juga berisi permintaan agar pintu-pintu neraka ditutup, yang berarti memohon perlindungan dari siksa dan dosa yang dapat menjerumuskan manusia ke dalam azab.
Umat Islam juga memohon taufik atau pertolongan dari Allah SWT agar dimudahkan dalam membaca Al-Qur’an. Hal ini menjadi sangat penting, terutama pada 10 hari terakhir Ramadhan yang identik dengan peningkatan ibadah seperti tilawah, zikir, i’tikaf, dan memperbanyak doa.
Sejumlah ulama menyebutkan bahwa memperbanyak membaca Al-Qur’an pada akhir Ramadhan merupakan salah satu amalan utama yang dapat mendekatkan seorang hamba kepada Allah SWT.
Sepuluh malam terakhir Ramadhan adalah waktu terbaik untuk memperbanyak ibadah, membaca Al-Qur’an, serta memohon ampunan kepada Allah SWT.
Baca Juga: 30 Ucapan Idul Fitri 2026 untuk Keluarga hingga Rekan Kerja, Bermakna dan Menyentuh Hati
Waktu Mustajab Membaca Doa di Bulan Ramadhan
Bulan Ramadhan juga dikenal sebagai waktu yang penuh keberkahan di mana doa-doa umat Muslim memiliki peluang besar untuk dikabulkan oleh Allah SWT. Meski doa dapat dibaca kapan saja, terdapat beberapa waktu yang diyakini sebagai momen mustajab untuk berdoa.
Beberapa waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak doa selama Ramadhan antara lain:
- Sepertiga malam terakhir, terutama saat melaksanakan salat tahajud.
- Menjelang waktu berbuka puasa, ketika seorang Muslim berada dalam kondisi menahan lapar dan dahaga.
- Saat sahur atau sebelum waktu imsak, ketika suasana malam masih penuh ketenangan.
- Di antara azan dan iqamah, sebelum melaksanakan salat fardu.
Meskipun demikian, doa tidak memiliki batasan waktu tertentu sehingga umat Islam tetap dianjurkan untuk memanjatkan doa kapan pun selama bulan Ramadhan.
