5 Kesalahan Perawatan Kulit Saat Puasa Ramadhan yang Bisa Membuat Wajah Kusam

Selasa 10 Mar 2026, 18:35 WIB
Ilustrasi perawatan kulit saat puasa Ramadhan. Perubahan pola makan dan hidrasi dapat memengaruhi kondisi kulit sehingga membutuhkan perawatan yang tepat agar tetap sehat dan glowing. (Sumber: alodokter)

Ilustrasi perawatan kulit saat puasa Ramadhan. Perubahan pola makan dan hidrasi dapat memengaruhi kondisi kulit sehingga membutuhkan perawatan yang tepat agar tetap sehat dan glowing. (Sumber: alodokter)

Idealnya, wajah cukup dibersihkan dua kali sehari, yakni pada pagi hari setelah bangun tidur dan malam hari sebelum tidur. Gunakan pembersih wajah yang lembut agar kelembapan alami kulit tetap terjaga.

2. Menambah Frekuensi Eksfoliasi

Eksfoliasi memang penting untuk mengangkat sel kulit mati dan menjaga kulit tetap cerah. Namun, melakukan eksfoliasi terlalu sering selama Ramadhan dapat berdampak buruk pada kesehatan kulit.

Beberapa orang justru menambah frekuensi eksfoliasi menjelang Idulfitri dengan harapan kulit terlihat lebih cerah dan halus.

Padahal, penggunaan scrub, bahan peeling, atau asam eksfoliasi secara berlebihan dapat melemahkan lapisan pelindung kulit. Akibatnya, kulit menjadi lebih sensitif, kemerahan, bahkan berpotensi mengalami pigmentasi.

Untuk menjaga kesehatan kulit, lakukan eksfoliasi secukupnya sesuai kebutuhan kulit dan hindari penggunaan produk yang terlalu keras.

3. Menggunakan Bahan Aktif yang Terlalu Kuat

Selama puasa, kulit cenderung lebih sensitif akibat kondisi tubuh yang mengalami dehidrasi ringan. Karena itu, penggunaan bahan aktif yang kuat perlu diperhatikan.

Beberapa bahan aktif yang sebaiknya digunakan dengan lebih hati-hati antara lain:

  • Retinol
  • Asam eksfoliasi berkekuatan tinggi
  • Krim pencerah dengan konsentrasi tinggi
  • Toner dengan kandungan alkohol tinggi

Bukan berarti bahan-bahan tersebut harus dihentikan sepenuhnya. Namun, penggunaannya perlu disesuaikan dengan kondisi kulit. Berikan jeda penggunaan dan perhatikan apakah kulit menunjukkan tanda iritasi atau sensitivitas.

4. Mengabaikan Hidrasi dan Perlindungan Lapisan Kulit

Kesalahan lain yang sering terjadi adalah mencoba mengatasi kulit kering dengan perawatan yang terlalu agresif. Padahal, yang paling dibutuhkan kulit selama puasa adalah hidrasi dan perlindungan lapisan pelindungnya.

Menurut Eldirdiry, perawatan kulit selama Ramadhan sebaiknya difokuskan pada menjaga kelembapan dan memperkuat skin barrier.

Beberapa langkah perawatan yang disarankan antara lain:

  • Membersihkan wajah dengan sabun lembut pada pagi dan malam hari
  • Menggunakan serum pelembap yang mengandung hyaluronic acid atau gliserin
  • Mengaplikasikan pelembap secara rutin
  • Menggunakan tabir surya pada siang hari
  • Menggunakan krim malam yang lebih kaya nutrisi atau sleeping mask setelah berbuka puasa
  • Dengan menjaga hidrasi kulit, risiko kulit kering dan kusam selama puasa dapat diminimalkan.

Baca Juga: 30 Ucapan Idul Fitri 2026 untuk Keluarga hingga Rekan Kerja, Bermakna dan Menyentuh Hati

5. Menjadwalkan Perawatan Kulit di Waktu yang Tidak Tepat


Berita Terkait


News Update