Obrolan Warteg: Pernyataan Menyejukkan, Bukan Memanaskan

Senin 09 Mar 2026, 10:06 WIB
Obrolan warteg hari ini. (Sumber: Poskota/Arif Setiadi)

Obrolan warteg hari ini. (Sumber: Poskota/Arif Setiadi)

Oleh: Joko Lestari

POSKOTA.CO.ID - Berilah pernayataan menyejukkan, bukan memanaskan, terlebih pada situasi sekarang ini, di tengah kebutuhan masyarakat yang kian meningkat jelang lebaran.Belum lagi adaya tren kenaikan harga pangan.

Itu anjuran kepada semua pihak, utamanya kepada para pejabat dan elite politik di level manapun, baik di pusat maupun daerah.

Anjuran lainnya, yang tak kalah pentingnya adalah jangan lakukan korupsi di bulan suci Ramadhan ini.

“Itu anjuran dan ajakan yang sering kita dengar baik dilontarkan oleh pejabat negeri, para kepala daerah maupun para tokoh masyarakat serta pemuka agama,” kata bung Heri mengawali obrolan warteg bersama sohibnya, mas Bro dan bang Yudi.

Baca Juga: Obrolan Warteg: Dihujat Jangan Patah Semangat

“Kalau sudah terlanjur sudah korupsi, bagaimana?” tanya Yudi.

“Korupsi itu nggak ada yang terlanjur kalau terdapat niat untuk menghindarinya, meski kadang penuh dengan jebakan kebutuhan dan lain sebagainya,” kata Heri.

“Intinya bagaimana kita berusaha mencegah keburukan yang harus didasari dengan niat tulus.Karena menurut para cerdik pandai, korupsi itu karena didasari adanya sifat rakus dan tamak, tak pernah merasa cukup dan bersyukur atas apa yang telah diperolehnya,” kata mas Bro.

“Jadi kurang melulu ya, padahal apa yang diperolehnya, dimilikinya sudah sangat berlebih. Harta bendanya tak habis untuk anak cucu ” kata Yudi.

Baca Juga: Obrolan Warteg: Selamat Masuk Tahun Penuh Dinamika


Berita Terkait


News Update