"(Serta) Memperkuat teknologi pengolahan seperti RDF dan waste to energy, serta meningkatkan sistem pengelolaan di TPST agar lebih aman dan modern," ujarnya.
Wibi menyebutkan, TPST Bantargebang masih memiliki peran penting dalam menampung dan mengolah sampah dari Jakarta.
Meski begitu, ketergantungan terhadap satu lokasi pengolahan sampah tidak dapat terus berlangsung dalam jangka panjang.
"Retapi jelas tidak bisa terus menjadi satu-satunya tumpuan. Jakarta harus bergerak menuju sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali," tuturnya. (cr-4)
