TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Setelah kuota mudik gratis sebanyak 2.800 peserta yang disediakan Pemerintah Kabupaten Tangerang menjelang Idul Fitri 1447 H/2026 M terpenuhi, Dinas Perhubungan (Dishub) mulai melakukan ramp check.
Pemeriksaan meliputi kondisi fisik, teknis, dan kelengkapan administrasi bus.
Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid mengatakan, pengecekan kendaraan ini bertujuan untuk memastikan kenyamanan bagi penumpang ketika mudik.
Baca Juga: Viral Curanmor di Depok, Dua Motor Raib dalam Semalam Terekam CCTV
"Ramp check bus yang akan digunakan untuk mudik gratis sedang dilakukan, itu dilakukan agar memastikan para penumpang mudik gratis ini benar-benar mendapatkan kenyamanannya selama perjalanan menunu kampung halaman," ujar Maesyal pada Minggu, 8 Maret 2025.
Sementara itu, Kepala Bidang Keselamatan pada Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, Surachman mengatakan, kegiatan ramp check untuk kendaraan mudik gratis akan dilakukan hingga Kamis, 12 Maret 2026 mendatang di UPTD PPTP Balaraja.
Surachman menyebut, tujuan dilakukannya Ramp Check ini tentunya untuk pemeriksaan persyaratan teknis operasional kendaraan bermotor, untuk memastikan kelayakan dengan pemeriksaan kelengkapan administrasi dan kesiapan fisik armada itu sendiri.
Baca Juga: Hujan Deras Rendam Jakarta, 148 RT dan 20 Jalan Masih Tergenang
"Tentunya kami harus memastikan para peserta mudik gratis ini benar-benar menaiki bus yang layak untuk perjalanan jauh ke kampung halaman masing-masing dengan selamat dan aman," katanya.
Lebih lanjut, bahwa kegiatan Ramp Check kendaraan bermotor atau bus mudik gratis dimulai setelah pelayanan uji KIR selesai. Pelaksanaan uji KIR ini bakal dilakukan pada tanggal 2, 5, 9, hingga 12 Maret 2026.
Sementara, unit armada yang dilakukan Ramp Check berasal dari beberapa PO bus yang ada di wilayah Tangerang seperti PO Adhi Prima, PO Bulan Jaya, PO Arimbi, PO Sunthree dan beberapa PO lainnya.
Baca Juga: Pria Diduga Bunuh Diri Loncat dari Lantai 3 PIM 2 Jakarta, Sempat Kejang sebelum Meninggal
"Insya Allah Ramp Check 56 bus ini ditargetkan selesai sebelum waktu pemberangkatan pada 18 Maret 2026 mendatang," ujarnya. (ver)
