POSKOTA.CO.ID - Nama Isyana Sarasvati menjadi perbincangan di media sosial, penyanyi dan musisi Indonesia itu mendapat sorotan setelah sebagian pengguna internet menuding karya visualnya mengandung simbol yang berkaitan dengan satanisme dan okultisme.
Perbincangan tersebut muncul setelah perilisan video musik berjudul Abadhi yang merupakan bagian dari album kelima Isyana, EKLEKTIKO.
Video tersebut menampilkan visual artistik dengan nuansa dramatis yang mengangkat tema perjalanan spiritual serta refleksi kejujuran hidup sang musisi.
Namun, sejumlah simbol yang muncul dalam visual video musik itu memicu berbagai spekulasi dari netizen. Beberapa di antaranya bahkan mengaitkannya dengan praktik satanisme maupun okultisme.
Baca Juga: Donny Fattah Meninggal Dunia, Ini Perjalanan Bassis God Bless dan Riwayat Penyakitnya
Tudingan Simbol dan Respons dari Pihak Terdekat
Dalam proyek album EKLEKTIKO, Isyana membagi konsep karyanya menjadi empat chapter, yakni Lunora, Mamui, Cecilia, dan yang terbaru Abadhi. Setiap chapter menghadirkan pendekatan visual serta cerita artistik yang berbeda, namun tetap berada dalam satu benang merah perjalanan musikal sang penyanyi.
Konsep tersebut memang menonjolkan eksplorasi seni yang memadukan elemen teatrikal, simbolik, dan visual dramatis. Akan tetapi, beberapa simbol yang muncul dalam video musik langsung ditafsirkan sebagian warganet sebagai bentuk representasi satanisme atau okultisme.
Suami Isyana, Rayhan Maditra Indrayanto, menanggapi tudingan tersebut dan menilai bahwa banyak pihak salah memahami pesan yang ingin disampaikan melalui karya tersebut.
"Ujian besar bagi seorang musisi ketika karya yang lahir dari kejujuran justru dimaknai dengan yang jauh berbeda," katanya saat dikutip dari threads pada Sabtu, 7 Maret 2026.
Rayhan menambahkan bahwa banyak orang hanya melihat potongan gambar atau simbol tanpa memahami keseluruhan cerita yang ingin disampaikan dalam karya tersebut.
Baca Juga: Innalillahi, Bassis God Bless Donny Fatah Meninggal Dunia
Latar Belakang Simbolisme Satanisme dan Okultisme
Secara umum, istilah satanisme memiliki dua pemahaman yang berbeda. Pertama adalah satanisme teistik yang benar-benar memuja sosok Satan sebagai entitas spiritual. Kedua adalah satanisme simbolik yang memandang Satan sebagai lambang pemberontakan, individualitas, dan kebebasan berpikir.
Perbedaan pemaknaan ini membuat istilah satanisme kerap disalahartikan dalam berbagai konteks budaya populer, termasuk dalam karya seni dan hiburan.
Sementara itu, okultisme berasal dari kata Latin occultus yang berarti tersembunyi atau rahasia. Istilah ini biasanya merujuk pada praktik atau kepercayaan yang berkaitan dengan pengetahuan spiritual tersembunyi, seperti astrologi, alkimia, tarot, hingga simbolisme mistik.
Simbolisme dalam Industri Musik dan Seni
Dalam industri musik modern, penggunaan simbol atau visual bernuansa misterius sebenarnya bukan hal yang baru. Banyak musisi dunia maupun lokal yang memanfaatkan unsur mitologi, filosofi, atau estetika gelap untuk memperkuat konsep album, video musik, hingga penampilan panggung.
Simbol-simbol tersebut umumnya digunakan sebagai bahasa visual untuk memperkaya narasi dalam karya seni, bukan sebagai representasi keyakinan spiritual tertentu.
Sebagai musisi yang memiliki latar belakang pendidikan musik klasik, Isyana Sarasvati dikenal sering menghadirkan konsep artistik yang kuat dalam karya-karyanya. Visual yang teatrikal dan dramatis menjadi bagian dari storytelling musikal yang ia bangun sejak awal kariernya.
Hingga saat ini, tuduhan mengenai keterkaitan Isyana dengan satanisme maupun okultisme masih sebatas spekulasi yang berkembang di media sosial. Belum ada pernyataan resmi dari pihak Isyana Sarasvati terkait tudingan tersebut.
