Salah satu rumah warga di Desa Bayah Timur, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, yang terdampak bencana pergerakan tanah. (Sumber: Poskota/Samsul Fatoni)

Daerah

Korban Bencana Pergeseran Tanah di Bayah Lebak Bertambah, 40 Rumah Terdampak

Jumat 06 Mar 2026, 16:07 WIB

LEBAK, POSKOTA.CO.ID - Jumlah rumah yang terdampak pergeseran tanah di Kampung Cinangga Lebak, Desa Bayah Timur, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, bertambah menjadi 40 rumah yang dinyatakan rusak.

Sebelumnya, akibat bencana pergerakan tanah di wilayah itu tercatat ada 32 rumah warga rusak. Sekarang bertambah sebanyak 8 rumah, sehingga total rumah warga terdampak pergeseran tanah sebanyak 40 rumah.

Menurut Kepala Desa Bayah Timur, Rapik Rahmat Taufik menjelaskan bertambahnya jumlah kerusakan rumah akibat pergerakan tanah, lantaran sudah beberapa hari terakhir curah hujan cukup tinggi.

Sehingga, mengakibatkan pergerakan tanah susulan terjadi, dan mengakibatkan rumah-rmah pendudukan rusak.

Baca Juga: Anggota DPR RI Latih Puluhan Gen Z di Pandeglang Jadi Kreator Konten Edukatif

"Rumah yang terdampak pergeseran tanah bertambah 8 unit. Tadinya hanya 32 rumah, jadi semuanya ada 40 rumah terdampak pergerakan tanah," ungkapnya, Jumat 6 Maret 2026.

"Kondisi tanah yang labil, sehingga potensi bencana itu cukup tinggi. Sekarang sudah 40 rumah yang terdampak pergerakan tanah, saya khawatir ada susulan lagi," sambungnya

Menurut Rafik, jika kondisi ini terus menerus dibiarkan dikhawatirkan dampaknya akan semakin meluas.

Terlebih lanjut dia, Kampung Cinangga Lebak kondisi perkampungannya memiliki tingkat kemiringan yang ekstrim.

Baca Juga: Satu Keluarga di Pandeglang Tinggal di Gubuk Reyot dengan Serba Keterbatasan Ekonomi

"Perkampungan di Cinangga Lebak itu miring. Di depan halaman warga itu ada atap rumah warga lainnya. Menurut saya ini berbahaya dan harus segera ditangani dengan melakukan relokasi," ujarnya. 

Rafik mengaku, bahwa pihaknya sudah menyediakan lahan untuk relokasi yang tidak jauh dari Kampung Cinangga Lebak, namun desa mengalami keterbatasan anggaran yang dimiliki. 

"Pemdes Bayah Timur sudah menyiapkan lahan untuk relokasi, dan lokasi tanah tidak jauh dari kampung itu. Tapi karena terbentur anggaran, jadi kami belum bisa merelokasi warga," katanya. 

"Kami butuh bantuan Pemkab Lebak, Pemprov Banten dalam merelokasi warga kami yang diancam bencana," sambungnya lagi.

Sebelumnya, sebanyak 32 unit rumah di Kampung Cinangga Lebak, Desa Bayah Timur, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, mengalami keretakan akibat pergeseran tanah. 

Dari jumlah rumah terdampak sebanyak itu diantaranya, tujuh rumah milik warga sudah dikosongkan lantaran sudah tidak layak untuk dihuni.

Tags:
Pemprov Bantenbencana pergerakan tanahKabupaten LebakBayah Timur

Samsul Fatoni

Reporter

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Editor