Selain pola makan, gaya hidup juga sangat berpengaruh terhadap kesehatan lambung selama Ramadan.
1. Jangan Langsung Tidur Setelah Makan
Berbaring atau tidur setelah makan dapat memicu asam lambung naik ke kerongkongan. Beri jeda sekitar 2–3 jam setelah makan sebelum tidur. Kebiasaan ini sangat penting terutama bagi penderita GERD.
2. Kunyah Makanan dengan Perlahan
Mengunyah makanan hingga halus membantu proses pencernaan sehingga lambung tidak bekerja terlalu berat.
3. Kelola Stres dengan Baik
Stres diketahui dapat meningkatkan produksi asam lambung. Selama puasa, usahakan menjaga kondisi mental dengan cara:
- Istirahat cukup
- Mengatur aktivitas
- Melakukan ibadah atau relaksasi
4. Pastikan Tubuh Tetap Terhidrasi
Minum air yang cukup sangat penting untuk menjaga kesehatan lambung. Disarankan untuk mengonsumsi 2–3 gelas air saat berbuka dan sahur, serta menambah asupan cairan secara bertahap setelah makan malam.
Konsumsi Obat Maag Saat Puasa
Bagi sebagian penderita maag, penggunaan obat mungkin diperlukan untuk mengontrol gejala. Obat yang umum digunakan antara lain:
- Antasida
- Obat penurun asam lambung
- Obat golongan proton pump inhibitor (PPI)
Obat biasanya dikonsumsi saat sahur atau berbuka puasa sesuai anjuran dokter. Penderita maag kronis sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum memutuskan untuk berpuasa.
Baca Juga: Bolehkah Ibu Hamil Puasa Penuh? Dokter Zaidul Akbar Ungkap Fakta dan Tips Aman untuk Janin
Kapan Penderita Maag Sebaiknya Tidak Berpuasa?
Pada kondisi tertentu, puasa mungkin tidak disarankan, terutama jika seseorang mengalami:
- Maag kronis yang sering kambuh
- GERD berat
- Tukak lambung
- Nyeri lambung yang tidak terkontrol
Konsultasi dengan dokter sangat dianjurkan untuk menentukan apakah kondisi kesehatan memungkinkan untuk menjalankan puasa.
Penderita maag tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman selama menjaga pola makan dan gaya hidup yang tepat. Sahur tidak boleh dilewatkan, makanan pemicu asam lambung perlu dihindari, serta pola makan saat berbuka harus dilakukan secara bertahap.
Selain itu, penting untuk menjaga hidrasi tubuh, mengelola stres, serta memberi jeda sebelum tidur setelah makan. Jika gejala maag cukup berat, konsultasi dengan dokter menjadi langkah terbaik sebelum menjalankan puasa.
