Honda Siapkan 3 Mobil Elektrifikasi Baru di 2026, Fokus Hybrid Tetap Jadi Andalan

Rabu 04 Mar 2026, 17:18 WIB
Honda Prospect Motor menyiapkan dua model hybrid dan satu mobil listrik murni untuk pasar Indonesia pada 2026. (Sumber: HPM)

Honda Prospect Motor menyiapkan dua model hybrid dan satu mobil listrik murni untuk pasar Indonesia pada 2026. (Sumber: HPM)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - PT Honda Prospect Motor (HPM) menyiapkan langkah lanjutan dalam strategi elektrifikasi di Indonesia dengan menghadirkan tiga model baru pada 2026.

Line-up tersebut terdiri dari dua model hybrid dan satu battery electric vehicle (BEV).

Sales Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy, menegaskan bahwa ekspansi ini bukan sekadar menambah produk, tetapi juga menjaga karakter merek di era elektrifikasi.

“Kita akan menambah 2 model hybrid dan menambah 1 model battery electric vehicle di 2026. Kami tidak hanya memperluas lini elektrifikasi, kami memastikan karakter khas Honda tetap kuat di era baru ini,” ujar Billy di Jakarta, Selasa, 3 Maret 2026.

Baca Juga: KTM 990 RCR Track Ludes Terjual, Motor Balap Ini Dibanderol Rp320 Jutaan

Hybrid Masih Jadi Fokus Utama

Menurut Billy, arah elektrifikasi perusahaan mengikuti target global Honda Motor Company yang menargetkan netral emisi karbon kendaraan pada 2040 dan netral karbon perusahaan secara keseluruhan pada 2050.

"Kalau kita kan memang di 2040 target kami natural emission untuk kendaraan dan 2050 secara company, secara keseluruhan. Jadi kita bertahap elektrifikasi itu. Sekarang fokusnya masih di hybrid, tetap juga mengintroduce beberapa kendaraan berbasis baterai juga,” kata Billy.

Ia menilai pasar Indonesia masih membutuhkan fase transisi, sehingga teknologi hybrid tetap menjadi tulang punggung dalam waktu dekat.

Billy mengungkapkan bahwa dua model hybrid yang akan hadir pada 2026 merupakan pengembangan dari produk yang sudah ada di pasar.

Baca Juga: Masih di Jalan Saat Magrib? Ini Tips Aman Buka Puasa Sambil Mengemudi

"Iya, penyegaran dari produk yang sudah ada. Entah All New atau apa, lihat saja nanti ya," ujarnya.

Strategi ini menegaskan pendekatan bertahap Honda dalam elektrifikasi, sembari mempertahankan model yang telah dikenal konsumen.

BEV Masih Dirahasiakan

Untuk model battery electric vehicle, HPM belum membuka detail resmi. Namun, sinyal yang beredar mengarah pada kemungkinan model berbasis Brio listrik atau proyek yang dikenal sebagai Super One.

Sepanjang awal 2026, HPM juga telah melakukan sejumlah pembaruan produk konvensional dan elektrifikasi, termasuk pada Honda WR-V, Honda BR-V N7X, Honda Brio Satya varian S CVT, serta Honda CR-V e:HEV RS.

Baca Juga: 94 Persen Kecelakaan Dipicu Human Error, ADAS Jadi Tameng Keselamatan Berkendara

Billy menegaskan, perluasan lini elektrifikasi harus berjalan seiring dengan menjaga kepercayaan pasar terhadap merek Honda.

“Pada akhirnya, trust bagi kami tidak hanya pondasi utama yang sudah kami berikan tetapi komitmen yang tulus dan terus-menerus dilakukan sehingga Honda dikenal masyarakat,” ujar Billy.

Dengan tambahan dua hybrid dan satu BEV pada 2026, Honda menunjukkan strategi ganda: memperkuat hybrid sebagai jembatan transisi sekaligus mulai memperluas portofolio kendaraan listrik murni di Indonesia.


Berita Terkait


News Update