Ekonomika Pancasila: Mencandra Bisnis Perang Modern

Rabu 04 Mar 2026, 09:01 WIB
Opini Ekonomika Pancasila oleh Prof. Yudhie Haryono, Ph.D (Sumber: Dok. Poskota)

Opini Ekonomika Pancasila oleh Prof. Yudhie Haryono, Ph.D (Sumber: Dok. Poskota)

Warisan mazhab pasar bebas yang lain adalah, "jika lima pejabat publik kita bertemu di acara kenegaraan, setidaknya dua di antaranya adalah agen dan hit guys. Dan, ketika kita menunjuk salah satu yang terbaik untuk memberantas pasar bebas, eh belakangan ternyata dia juga seorang agen dan hit guys".

Pasar bebas yang mencatak masyarakat oportunisme, pencolong, dan tradisi almunafiki yang kita warisi memang tidak lahir dalam semalam. Ia disemai sejak dari kandungan dan dipupuk dalam masyarakat yang sakit, diternak politisi feodal-amoral.

Lalu, bagaimana kita bisa melawan penjajah jika pemimpin kita adalah "penjajah berwajah pribumi?" Ini problem terbaru kita. Dan, kita memang sedang panen raya. Maka, ayo segera ciptakan dentuman perlawanan dan prestasi baru agar kita tidak fokus nggedabrus minus warisan fulus.

Tidak ada cara lain, kita harus lakukan aksi intelektual lebih dahsyat dan perlawanan narasi lebih masif jika ingin berhasil kill the begundal untuk save the nation. Singkatnya, proses reclaiming the state harus lebih rapi dan solid.


Berita Terkait


News Update