Meski terkesan sebagai respons robot atau sistem otomatis, email tersebut tetap perlu dibalas.
Klik opsi “Balas”, lalu tuliskan pesan singkat seperti “Akun saya belum ditinjau” atau permintaan agar kasus segera diperiksa kembali. Kirim kembali email tersebut dan tunggu respons lanjutan.
4. Respons dari Tim Dukungan WhatsApp
Pada tahap berikutnya, pengguna biasanya akan menerima email lanjutan yang menyebutkan bahwa pertanyaan akan diteruskan ke tim terkait.
Ini menandakan laporan telah masuk ke penanganan manual, bukan lagi sekadar balasan otomatis.
Tak lama setelah itu, tim WhatsApp biasanya akan meminta konfirmasi nomor telepon dalam format internasional lengkap.
Pengguna diminta menuliskan nomor dengan awalan kode negara, misalnya +62 untuk Indonesia.
Balas email tersebut dengan mencantumkan nomor secara benar dan lengkap. Setelah dikirim, pengguna hanya perlu menunggu proses pemulihan.
5. Notifikasi Pemulihan Akun
Apabila proses berhasil, pengguna akan menerima email lanjutan yang menyatakan bahwa pemblokiran telah dihapus dan akun dapat digunakan kembali.
Dalam beberapa kasus, akun WhatsApp dapat langsung dibuka tanpa perlu menunggu lama.
Jika belum berhasil, pengguna disarankan menunggu beberapa jam karena sistem terkadang memerlukan waktu tambahan untuk sinkronisasi pemulihan akun.
Dengan mengikuti prosedur tersebut secara runtut, peluang pemulihan akun WhatsApp yang terkena spam atau pemblokiran dapat menjadi lebih besar.
