Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi lokal sekaligus memberikan ruang bagi pelaku usaha kecil untuk berkembang selama Ramadan.
"Kami berharap kolaborasi lintas sektor ini mampu menjaga stabilitas harga sekaligus memberdayakan ekonomi warga," bebernya.
Salah satu pegawai Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Dewi (48), mengaku terbantu dengan adanya bazar tersebut. Menurutnya, program ini meringankan beban pengeluaran sekaligus mempermudah masyarakat memenuhi kebutuhan berbuka puasa.
Baca Juga: Pramono Anung Kenang Try Sutrisno Sebut Bangsa Kehilangan Bapak Teladan
"Sangat membantu jika ada bazar seperti ini. Kebutuhan pangan untuk berbuka puasa menjadi lebih terjamin dan harganya pun terjangkau," tandasnya.
Dengan kolaborasi lintas sektor ini, Pemkot Jakarta Utara optimistis stabilitas harga dapat terjaga sekaligus menggerakkan ekonomi warga selama Ramadan 2026.
