Blood Moon 3 Maret 2026: Ini Jam Puncak Saksikan Gerhana Bulan Total di Jakarta

Selasa 03 Mar 2026, 11:22 WIB
Fenomena gerhana Bulan Total hari in, 3 Maret 2026 di Jakarta. Ketahui info jam puncak, durasi totalitas, dan tips pengamatan aman. (Sumber: Pexels/Johannes Plenio)

Fenomena gerhana Bulan Total hari in, 3 Maret 2026 di Jakarta. Ketahui info jam puncak, durasi totalitas, dan tips pengamatan aman. (Sumber: Pexels/Johannes Plenio)

BMKG menjelaskan bahwa warna merah pada Bulan saat puncak gerhana terjadi akibat hamburan Rayleigh di atmosfer Bumi.

Cahaya Matahari dengan panjang gelombang pendek seperti biru tersebar lebih banyak, sementara cahaya merah tetap diteruskan hingga mencapai permukaan Bulan.

Fenomena ini aman diamati dengan mata telanjang karena cahaya yang terlihat hanyalah pantulan sinar Matahari dari Bulan, berbeda dengan gerhana matahari yang membutuhkan perlindungan khusus.

Bisa Disaksikan Gratis di Planetarium Jakarta

Bagi warga Jakarta yang ingin pengalaman lebih interaktif, Planetarium Jakarta membuka pengamatan gerhana secara gratis untuk umum.

Selain menyaksikan gerhana, panitia juga menyiapkan pertunjukan planetarium mini dan sesi diskusi bersama ahli astronomi.

Pertunjukan planetarium mini dibatasi untuk 100 pendaftar pertama, dengan pendaftaran dibuka mulai pukul 14.30 WIB. Diskusi dijadwalkan dimulai pukul 16.30 WIB.

Baca Juga: Antonius Jalani Hemodialisa dengan Tenang berkat BPJS Kesehatan di RS St Carolus

Catatan BMKG dan Tips Pengamatan

BMKG mencatat bahwa sepanjang 2026 akan terjadi empat kali gerhana, terdiri dari dua gerhana matahari dan dua gerhana bulan.

Namun, hanya Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 yang dapat diamati dari Indonesia. Fenomena gerhana diperkirakan berakhir sepenuhnya pada pukul 21.24 WIB, ketika Bulan keluar dari bayangan penumbra Bumi.

BMKG mengimbau masyarakat untuk memilih lokasi pengamatan yang minim polusi cahaya dan memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG sebelum menyaksikan puncak gerhana.


Berita Terkait


News Update