POSKOTACOID - Menjelang Lebaran Idul Fitri 1447 Hijiriah, umat Islam dianjurkan untuk segera membayar zakat fitrah sesuai dengan syariat.
Zakat Fitrah dikeluarkan oleh setiap jiwa, baik laki-laki maupun perempuan untuk disalurkan kepada orang-orang yang membutuhkan yang masuk ke dalam golongan penerimanya.
Selain zakat yang dilakukan di bulan Ramadhan, umat Islam juga biasanya mengeluarkan harta lewat infaq atau sedekah dengan tujuan membantu sesama.
Baca Juga: 4 Resep Cemilan Simpel untuk Buka Puasa dari Chef Devina Hermawan, Cocok untuk Keluarga
Namun, tak sedikit yang umat muslim yang masih belum memahami perbedaan di antara ketiga ibadah tersebut.
Lantas, apa sebenarnya perbedaan zakat, infaq, dan sedekah? Simak penjelasannya berikut ini.
Perbedaan Zakat, Infaq, dan Sedekah
Baik zakat, infaq, maupun sedekah memiliki perbedaan makna, aturan, dan juga tujuannya masing-masing.
Perbedaan antara zakat, infaq, dan sedekah dapat dilihat dari lima hal berikut ini, seperti yang dihimpun dari situs resmi Badan Pengelola Keuangan Haji.
Baca Juga: Hukum Bayar Zakat Fitrah dan Zakat Mal Sekaligus di Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak?
1. Pengertian
Zakat, infaq, dan sedekah memiliki pengertian yang berbeda-beda dan mungkin belum banyak diketahui umat Islam. Berikut ini pengertian dari masing-masing istilah tersebut.
Zakat: harta yang wajib dikeluarkan oleh setiap jiwa yang mampu untuk diberikan kepada delapan golongan yang berhak menerima atau ashnaf dengan tujuan menyucikan harta dan membantu mereka yang membutuhkan.
