Beberapa di antaranya mengatakan bahwa perkenalan terjadi melalui media sosial TikTok maupun WhatsApp. Namun, ada pula yang mengaku pertama kali bertemu saat bertugas di Papua.
Lokasi yang disebutkan dalam pemeriksaan bervariasi, mulai dari rumah dinas, kos-kosan di Jalan Bhayangkara, hingga hotel di wilayah Wamena.
Mayoritas prajurit menyampaikan komunikasi awal hingga ajakan bertemu disebut berasal dari pihak perempuan. Meski demikian, pengakuan tersebut tetap dalam pendalaman penyidik untuk memastikan fakta sebenarnya.
Dari seluruh nama yang diperiksa, sebagian besar berstatus lajang, sementara satu prajurit diketahui telah berkeluarga.
Penyidik mencatat masih terdapat empat oknum lain yang diduga terlibat namun belum dimintai keterangan.
Koordinasi lintas batalyon pun dilakukan agar seluruh pihak yang disebut dapat segera diperiksa guna melengkapi berkas penyelidikan.
Komandan Yonif 756/WMS, Letkol Inf Yoel Sry Liga disebut telah berkoordinasi dengan Polisi Militer Kodam XVII/Cenderawasih untuk memastikan kasus ini ditangani sesuai aturan hukum militer.
Nantinya sepuluh prajurit yang telah diperiksa akan diproses lebih lanjut di Staltamil Pomdam XVII/Cenderawasih.
Baca Juga: Jelang Imlek, AHY hingga Merry Riana Sapa Etnis Tionghoa di Teluknaga Tangerang
Apa Tugas Ibu Persit?
Lantas, apa itu tugas ibu Persit? Dilansir dari laman resmi tni.mil.id. Tugas Ibu-ibu Persit itu membina keluarga dan mendidik anak-anak. Sebagai ibu rumah tangga sudah menjadi kewajiban dan merupakan tugas utama untuk mengurusi suami dan anak-anaknya.
Hal tersebut diungkapkan Pangdam II/Swj Mayjen TNI Sudirman, S.H., M.M., selaku Pembina Harian Daerah Persit KCK PD II/Swj, dalam sambutannya pada kegiatan Pertemuan Gabungan bagi Anggota Persit KCK PD II/Swj se - jajaran Kodam II/Swj, Rabu (23/11) bertempat di Gedung Balai Pertemuan Markas Korem 044/Garuda Dampo) (Dapo) Km. 5 Palembang.
"Sebagai seorang ibu harus bisa menjaga rumah tangga menjadi harmonis dan mengawasi putra putri dengan baik terutama pendidikannya, sehingga tidak terjerumus dalam pergaulan yang tidak baik," kata Pangdam.
