Pemerintah akan melakukan pengawasan dan meminta seluruh SPPG di Kota Cimahi benar-benar disiplin dalam pelaksanaannya.
Dalam situasi bulan Ramadan, perlu ada penyesuaian jenis makanan yang disalurkan. Mengingat tidak semua penerima manfaat langsung mengonsumsi makanan sebelum waktu berbuka, risiko penurunan kualitas pangan harus diantisipasi.
Koordinator Wilayah SPPG Kota Cimahi, Hanif Abdul Rafi, menyebut dapur tersebut baru beroperasi sejak November 2025 dan pada hari kejadian menyalurkan 2.662 paket MBG kepada penerima manfaat.
Baca Juga: Raihan Mufazzar Jurusan Apa dan Semester Berapa? Ini Identitas Pelaku Pembacokan Mahasiswi UIN Riau
Ia juga mengungkap adanya arahan dari Badan Gizi Nasional agar menu MBG, khususnya selama Ramadan, dibuat lebih tahan lama untuk distribusi.
"Insiden dugaan keracunan ini merupakan yang pertama di Cimahi. kami berjanji melakukan evaluasi menyeluruh mulai dari pengolahan hingga pengawasan, serta memperketat koordinasi dengan dinas terkait dan Forkopimda agar kejadian serupa tak terulang," ujar Hanif. (gat)
