POSKOTA.CO.ID - Menjalankan ibadah puasa berarti tubuh tidak menerima asupan makanan dan minuman selama lebih dari 12 jam. Kondisi ini membuat kebutuhan cairan menjadi aspek yang sangat krusial untuk diperhatikan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah beriklim tropis seperti Indonesia.
Air putih berfungsi mengatur suhu tubuh, menjaga sirkulasi darah, membantu pencernaan, serta mendukung kinerja organ vital.
Tubuh manusia sebagian besar terdiri dari air. Ketika kebutuhan ini tidak terpenuhi, fungsi organ dapat menurun secara signifikan
Selama berpuasa, tubuh tetap kehilangan cairan melalui keringat, urin, dan proses pernapasan. Jika cairan yang hilang tidak digantikan saat berbuka dan sahur, risiko dehidrasi meningkat terlihat dari gejala seperti lemas, pusing, sulit berkonsentrasi, hingga sakit kepala.
Baca Juga: Lautan Manusia dan Aroma Takjil, Benhil Jadi Magnet Kuliner Ramadhan di Jakarta
Risiko Dehidrasi Selama Puasa
Dehidrasi menjadi masalah yang cukup sering terjadi selama bulan Ramadan. Aktivitas fisik di siang hari, suhu udara yang panas, hingga kebiasaan kurang minum menjadi faktor yang memperbesar risiko ini.
Melansir dari website RSUD Meuraxa Banda Aceh, Dehidrasi merupakan kondisi berbahaya yang muncul ketika tubuh kehilangan cairan melebihi jumlah yang masuk.
Situasi ini dapat mengacaukan keseimbangan elektrolit serta menghambat kerja organ penting, termasuk ginjal, jantung, dan otak. Meski kerap dianggap sepele, kondisi tersebut perlu diwaspadai, terutama saat cuaca panas atau ketika melakukan aktivitas fisik yang intens.
Seorang dokter spesialis penyakit dalam dengan subspesialisasi ginjal–hipertensi dr. Yulia Wardhan menjelaskan, saat berpuasa tubuh memanfaatkan cadangan glukosa yang tersimpan di hati.
“Di dalam hati terdapat persediaan glukosa yang akan diuraikan ketika tubuh memerlukannya. Jadi, jika asupan dari luar tidak ada, tubuh akan mengambilnya dari simpanan internal,” jelas dr. Yulia, sebagaimana dikutip Poskota dari Instagram Kemenkes, Kamis, 26 Februari 2026.
Beberapa tanda dehidrasi yang perlu diwaspadai antara lain:
- Rasa haus berlebihan
- Mulut kering
- Urin berwarna pekat
- Lelah dan lemas
- Pusing atau sakit kepala
