POSKOTA.CO.ID - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyoroti rencana impor kendaraan dari India yang disiapkan untuk mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Langkah ini mencuat setelah PT Agrinas Pangan Nusantara mengungkap hasil negosiasi dengan sejumlah produsen otomotif.
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, mengatakan pihaknya telah menghubungi merek yang memiliki fasilitas produksi di Indonesia.
Beberapa di antaranya adalah Group Astra, Mitsubishi Fuso, Mitsubishi Motors, Hino, hingga Foton. Namun, tidak semua mampu memenuhi kebutuhan proyek.
Baca Juga: Honda Bidik 100 Juta Motor di Indonesia, Ini Target Besarnya
Sejumlah Merek Siap Menyuplai
Joao menyebut produsen pertama yang mencapai kesepakatan adalah Isuzu dengan komitmen suplai 900 unit.
“Dan sampai di titik ini, kesepakatan yang disepakati antara Agrinas dengan Isuzu adalah mereka mampu menyuplai 900 unit,” ujarnya dalam konferensi pers.
Menurut dia, keterbatasan suplai terjadi karena kesepakatan dengan Isuzu berlangsung belakangan sehingga produsen kesulitan mendapatkan karoseri. Ia menyebut kapasitas karoseri lokal sudah penuh oleh pesanan merek lain.
Untuk kebutuhan truk, Agrinas juga menggandeng beberapa produsen. Melalui Krama Yudha, merek Mitsubishi Fuso disebut siap memasok 20.600 unit hingga akhir tahun sesuai kapasitas produksi.
Baca Juga: Usai IIMS 2026: Elektrifikasi Indonesia Makin Terarah, Ini Temuan Terbarunya
Sementara itu, Hino Motor awalnya hanya mampu memproduksi 120 unit per bulan atau sekitar 400 unit per tiga bulan. Setelah komunikasi dengan prinsipal di Jepang, kapasitas suplai disebut meningkat hingga 10.000 unit.
