Dari produsen asal China, Foton juga ikut berpartisipasi dengan memasok Foton Auman sebanyak 13.500 unit.
Negosiasi Pickup Mandek
Pada segmen pickup, Agrinas mengaku tidak mencapai kesepakatan dengan Suzuki.
“Suzuki Carry juga kita undang, kita berdiskusi, ada beberapa hal yang akhirnya tidak terjadi kesepakatan,” kata Joao.
Baca Juga: Setelah Mekkah, Om Daeng Tancap Gas Yamaha XMAX TECHMAX Keliling Sulawesi
Ia menjelaskan salah satu kendala utama adalah kapasitas produksi. Menurutnya, produksi Carry dan Daihatsu Gran Max saat ini diperkirakan hanya 100.000-120.000 unit per tahun dan sudah terserap pasar, termasuk untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Agrinas sebenarnya mengajukan pembelian dalam jumlah besar (bulk) dengan harapan mendapat harga lebih ekonomis. Namun produsen lokal disebut tetap menggunakan skema harga per unit.
“Mereka cenderung merasa bahwa membeli bulk itu tidak ada bagi mereka, tetap dihitung per unit. Menurut saya itu tidak fair,” ujarnya.
Karena tidak memperoleh harga khusus dari produsen dalam negeri, Agrinas membuka opsi impor. India menjadi alternatif melalui penawaran dari Tata Motors dan Mahindra yang dinilai lebih sesuai dengan anggaran.
“Sampai dengan terakhir kami tidak mendapatkan kesempatan untuk diberikan harga yang khusus, sehingga kami terpaksa melakukan impor dari luar, khususnya India,” ungkap Joao.
