Semakin dekat hari keberangkatan, pilihan kursi makin terbatas dan harga cenderung meningkat.
3. Strategi Hemat Jika Mudik Naik Bus
Bus merupakan alternatif ekonomis untuk perjalanan jarak menengah hingga jauh. Namun, harga tiket dapat berbeda antar perusahaan otobus.
Cara menghemat biaya bus:
- Bandingkan harga dari berbagai agen resmi
- Hindari pembelian mendadak di terminal
- Perhitungkan potensi biaya bagasi tambahan
Memilih waktu pemesanan yang tepat dapat memberi selisih harga yang cukup besar.
4. Strategi Hemat Jika Mudik dengan Pesawat
Moda pesawat cocok untuk jarak jauh, tetapi harganya paling fluktuatif menjelang Lebaran. Fleksibilitas tanggal menjadi kunci penghematan.
Langkah hemat pesawat:
- Pesan tiket 1–2 bulan sebelumnya
- Aktifkan fitur notifikasi harga pada aplikasi perjalanan
- Pilih jadwal tengah minggu atau dini hari
- Perhatikan biaya tambahan (bagasi, seat selection, konsumsi)
Harga tiket dapat melonjak drastis jika dibeli mendekati hari keberangkatan, terutama saat puncak arus mudik.
5. Hitung Biaya Tambahan di Luar Tiket
Banyak orang hanya fokus pada harga tiket utama tanpa memperhitungkan biaya lanjutan seperti transportasi menuju stasiun, bandara, atau terminal.
Biaya tambahan yang sering terlewat:
- Transportasi menuju titik keberangkatan
- Biaya parkir kendaraan
- Transportasi lanjutan di kota tujuan
Menghitung total biaya secara menyeluruh membantu menentukan moda transportasi paling efisien.
6. Siapkan Bekal dan Kendalikan Konsumsi
Harga makanan di rest area, stasiun, maupun bandara umumnya lebih tinggi. Membawa bekal pribadi dapat menekan biaya konsumsi secara signifikan.
Selain hemat, bekal juga memudahkan saat terjadi kemacetan panjang. Perencanaan kecil seperti ini memberikan dampak besar terhadap total anggaran perjalanan.
