Mengenal Kerupuk Mie, Kudapan Khas Ramadhan di Bogor

Rabu 25 Feb 2026, 22:59 WIB
Kerupuk mie dijemur pabriknya di wilayah Kampung Kaumpandak, Desa Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. (Sumber: Poskota/Giffar Rivana)

Kerupuk mie dijemur pabriknya di wilayah Kampung Kaumpandak, Desa Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. (Sumber: Poskota/Giffar Rivana)

BOGOR, POSKOTA.CO.ID - Sebelum menjadi sebuah kudapan nikmat khas Ramadhan bagi masyarakat Bogor, kerupuk mie kuning adalah makanan yang berbahan dasar tepung aci yang dicampur berbagai bahan untuk diolah hingga akhirnya dicetak jadi kerupuk.

Saepudin, 66 tahun, salah seorang penjual dan pembuat kerupuk mie mengatakan, setiap harinya ia memproduksi lima hingga sepuluh bal untuk dijual kepada konsumen yang membeli langsung ataupun pengecer.

“Biasanya mereka jual Rp2 ribu sampai Rp2.500, kalau dari sini harga modalnya Rp1.200,” kata Saepudin kepada wartawan di wilayah Desa Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu, 25 Februari 2026.

Selama Ramadhan, penjualan kerupuk mie biasanya akan melonjak naik dari hari biasanya. Itu sebabnya, ia selalu menambah stok kerupuk khusus di bulan suci Ramadhan.

Baca Juga: Truk Ayam di Bogor Alami Rem Blong hingga Terguling, Satu Mobil Warga Rusak Ditabrak

“Ngelebihin sedikit aja, karena memang permintaannya cukup banyak,” ujarnya.

Saepudin menambahkan, kerupuk mie memang selalu ramai pembeli untuk menjadi teman berbuka bagi sebagian orang, sembari disiram sambal kacang.

“Ya memang paling enak disiram pakai sambel kacang. Selalu ramai pembeli kalau Ramadhan,” pungkasnya.

Laku Keras saat Ramadhan

Saepudin, 66 tahun, seorang pelaku UMKM kerupuk mie kuning, mengatakan, penjualan kerupuk bertambah signifikan. Hal itu dikarenakan, kerupuk mie memang khas untuk disantap ketika bulan Ramadhan.

Pabrik kerupuk mie di wilayah Kampung Kaumpandak, Desa Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. (Sumber: Poskota/Giffar Rivana)

“Meningkat kalau bulan puasa, kalau hari-hari lain kerupuk yang lain, kalau kerupuk ini (kerupuk mie) hanya bulan puasa aja, tapi lumayan lah hasilnya,” tuturnya.

Saepudin melanjutkan, 25 kg kerupuk siap santap habis setiap hari. Berkah itu ia rasakan selama bulan suci Ramadhan.


Berita Terkait


News Update