POSKOTA.CO.ID - Kepala Pelatih Pelatnas Tim Panjat Tebing Indonesia Hendra Basir resmi dinonaktifkan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) menyusul laporan dugaan pelecehan seksual yang dialami oleh delapan atlet pelatnas.
Keputusan penonaktifan Hendra Basir tertuang dalam Surat Keputusan Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia Nomor 0209/SKP/PP.NAS/II/2026 tentang Penonaktifan Sementara Kepala Pelatih Pelatnas FPTI.
"Bahwa pada tanggal 28 Januari 2026, sebanyak 8 (delapan) orang atlet panjat tebing, Pelatnas FPTI, yang didampingi oleh psikolog Pelatnas FPTI, telah menyampaikan pengaduan kepada Ketua Umum Pengurus Pusat FPTI mengenai dugaan adanya tindakan pelecehan seksual dan kekerasan fisik yang terjadi di lingkungan Pelatnas FPTI," demikian yang tertuang dalam surat keputusan tersebut.
Dalam dokumen tersebut dijelaskan, penonaktifan sementara dilakukan demi menjamin perlindungan atlet, mencegah potensi reviktimisasi, serta menjaga objektivitas dan independensi proses pemeriksaan hingga seluruh rangkaian klarifikasi dan investigasi rampung.
"Menonaktifkan sementara Hendra Basir dengan jabatan Kepala Pelatih Pelatnas FPTI dari jabatannya sebagai Kepala Pelatih Pelatnas FPTI, terhitung sejak tanggal ditetapkannya Surat Keputusan ini, sampai dengan selesainya proses pemeriksaan atas dugaan adanya tindakan pelecehan seksual dan kekerasan fisik di lingkungan Pelatnas FPTI," lanjut isi surat keputusan tersebut.
Laporan dugaan pelecehan itu sendiri telah disampaikan secara resmi kepada Ketua Umum FPTI, Yenny Wahid.
Lantas, siapakah sebenarnya Hendra Basir? Dari mana asalnya, dan bagaimana perjalanan panjang kariernya hingga menjadi salah satu pelatih paling berpengaruh dalam sejarah panjat tebing Indonesia?

Baca Juga: Kasus Casting Film Tirai Jagal Viral, Sutradara Ezra Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual
Hendra Basir Siapa dan Asal Mana?
Nama Coach Hendra Basir mulai dikenal luas oleh masyarakat setelah keberhasilannya mengantarkan Veddriq Leonardomeraih medali emas pada ajang Olimpiade Paris 2024.
Pria kelahiran Palopo, Sulawesi Selatan ini memiliki latar belakang panjang di dunia olahraga.
Sebelum dikenal sebagai pelatih elite, Hendra Basir sempat menjajal karier sebagai atlet panjat tebing dan terakhir mewakili DKI Jakarta pada PON Kalimantan Timur 2008.
