JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Jetour Indonesia resmi memulai fase distribusi Jetour T2 di wilayah Kepulauan Riau melalui seremoni handover perdana yang digelar di One Batam Mall, Sabtu 21 Februari lalu.
Dalam acara tersebut, sebanyak 12 unit SUV ini diserahkan langsung secara simbolis kepada konsumen pertama Jetour di Batam.
Regional Sales Manager PT Jetour Sales Indonesia, Andrew Iskandar menyampaikan apresiasi atas kepercayaan konsumen di wilayah tersebut.
“Serah terima unit Jetour T2 perdana ini menjadi momentum penting dalam perjalanan ekspansi kami di Indonesia Barat, sekaligus bukti bahwa kepercayaan tersebut kami jawab dengan kesiapan distribusi dan layanan yang optimal. Kami ingin setiap pemilik T2 dapat segera merasakan kualitas, kenyamanan, serta kapabilitas kendaraan ini, baik untuk mobilitas harian maupun perjalanan eksploratif bersama keluarga,” ujar Andrew.
Baca Juga: Toyota Kantongi 2.793 SPK di IIMS 2026, Innova Zenix Hybrid Masih Teratas
Bagian dari Ekspansi Distribusi Nasional

Adapun seremoni ini menjadi bagian dari langkah ekspansi jaringan distribusi JETOUR di Indonesia. Kehadiran konsumen bersama keluarga dalam acara tersebut disebut mencerminkan tingginya minat terhadap SUV berkarakter tangguh ini.
Secara global, Jetour T2 telah mencatatkan penjualan lebih dari 400.000 unit dalam kurun 26 bulan sejak pertama kali dipasarkan. Di Indonesia sendiri, model ini diluncurkan pada akhir November 2025 dan telah mengantongi lebih dari 1.000 pemesanan.
Sementara itu, untuk mendukung operasional, Jetour menyiapkan jaringan showroom dan layanan purnajual di Kepulauan Riau.
Saat ini terdapat tiga showroom yang beroperasi di Batam dan Tanjung Pinang, selain itu juga menargetkan pengembangan hingga 40 showroom secara nasional sampai akhir 2026 guna memperluas jangkauan layanan kepada konsumen.
Baca Juga: Motul Panen Respons Positif di IIMS 2026, Rilis Oli Mobil Standar API SQ
Desain Eksterior Tangguh Bergaya Off-Road

Lebih lanjut, Jetour T2 sendiri mengusung konsep Rugged Adventure SUV dengan dimensi panjang 4.785 mm, lebar 2.006 mm, tinggi 1.880 mm, dan wheelbase 2.800 mm. Desainnya menampilkan siluet boxy yang menonjolkan karakter off-road.
Struktur bodinya menggunakan Hardtop Cage Body dengan komposisi 80 persen high-strength steel dan torsional stiffness 31.000 Nm.
Atap kendaraan diperkuat delapan cross beam untuk perlindungan rollover, serta dilengkapi metal underbody shield.
Kemampuan atap menopang beban dinamis hingga 150 kg dan statis 300 kg membuat SUV ini kompatibel untuk kebutuhan rooftop tent maupun perlengkapan overlanding.
Baca Juga: Kadin Desak Prabowo Batalkan Impor 105 Ribu Kendaraan dari India, Ini Alasannya
Performa Mesin dan Sistem Penggerak

Kemudian dari segi performa, SUV ini dibekali mesin Kunpeng Power 2.0 TGDI yang menghasilkan tenaga 245 PS dan torsi 375 Nm.
Sistem X-WD menghadirkan tujuh mode berkendara: Normal, Eco, Standard, Rock, Sand, Snow, dan Sport, ditambah X-Mode.
Teknologi BorgWarner generasi keenam 4WD, Intelligent Torque Management, serta Intelligent Limited-Slip Differential mendukung performa di berbagai medan. Transmisi menggunakan Magna 7-DCT generasi terbaru.
Fitur All-Terrain Off-road Assist Mode yang menggabungkan Crawl Mode dan Hill Descent Control membantu menjaga stabilitas saat melaju di medan berat maupun turunan.
Interior Premium dan Fitur Lengkap
Masuk ke kabin, Jetour T2 menawarkan kursi suede bergaya first-class dan AC dual-zone dengan auto defogging. Kabin diklaim memiliki tingkat peredaman suara setara library-level silence.
Ruang kabin cukup lapang dengan headroom depan 948 mm, headroom belakang 941 mm, serta legroom belakang 914 mm. Tersedia lebih dari 50 ruang penyimpanan dan fitur 50W wireless charging.
Untuk sistem hiburan, SUV ini dilengkapi 10,25-inch LCD cluster dan layar sentuh 15,6 inci berbasis Snapdragon 8155 yang mendukung Apple CarPlay dan Android Auto nirkabel, serta sistem audio 12 speaker SONY. Panoramic sky roof berukuran 65 inci melengkapi kenyamanan kabin.
Jetour T2 dibekali Bosch 5+3 ADAS generasi terbaru dengan kemampuan deteksi dan sensor-fusion yang ditingkatkan.
Fitur keselamatan mencakup Adaptive Cruise Control, Autonomous Emergency Braking (AEB), Lane Keeping Assist, Traffic Jam Assist, Blind Spot Detection, serta enam airbag.
Kombinasi teknologi tersebut dirancang untuk memberikan perlindungan menyeluruh sekaligus meningkatkan kepercayaan diri pengemudi di berbagai kondisi jalan.
