Baca Juga: 5 Keutamaan Memberi Makan Orang yang Berpuasa, Dari Hapus Dosa hingga Naungan di Hari Kiamat
Ibarat Menimba Air di Bak Bocor
Untuk menggambarkan kondisi tersebut, Buya Yahya memberikan perumpamaan sederhana namun mendalam. Ia mengibaratkan orang yang rajin beribadah tetapi tetap melakukan maksiat seperti menimba air ke dalam bak yang bocor.
"Jadi banyak orang yang merugi di bulan Ramadhan seperti dia menimba air satu bak tapi baknya bocor, tidak akan tersisa. Alangkah banyak orang berpuasa di bulan Ramadhan tidak ada yang didapat kecuali lapar dan dahaga, dia seperti melakukan ibadah tapi dosa tidak dikurangi," pungkas Buya Yahya.
Perumpamaan ini menjadi pengingat bahwa Ramadhan bukan hanya soal kuantitas ibadah, melainkan juga kualitas diri dalam meninggalkan dosa. Tanpa upaya menjauhi maksiat, puasa dan tarawih berisiko tidak membuahkan pahala sebagaimana yang diharapkan.
