Ilham berharap dengan mengajak anak-anaknya shalat berjamaah agar terbiasa shalat berjamaah di masjid. Bahkan, kata dia, anaknya lah yang meminta untuk shalat tarawih pertama di bulan Ramadan ini di Masjid Istiqlal.
"Harapannya ya anak-anak senang shalat berjamaah, senang pergi ke masjid. Tentu sebagai orang tua bangga," ujarnya.
Setali tiga uang, Yazid, 26 tahun, mengaku baru pertama kali berkunjung ke Masjid Istiqlal meski bekerja di Jakarta setahun terakhir.
Jelang petang, ia bersama rekan kerjanya sudah tiba di pelataran masjid agar bisa menikmati suasana Istiqlal. Baginya, berdiri di antara ribuan jemaah di masjid terbesar di Indonesia menghadirkan getaran haru sekaligus kebahagiaan tersendiri.
“Ini pertama kalinya saya shalat tarawih di Istiqlal. Rasanya luar biasa, suasananya khusyuk tapi juga hangat karena banyak sekali jamaah yang datang," ujarnya.
Baca Juga: Kemenag Bakal Gelar Nikah Massal di Istiqlal, Cek Batas Akhir Pendaftarannya
Yazid berharap, momen sholat tarawih perdana ini menjadi awal yang baik untuk perjalanan ibadahnya selama bulan Ramadan.
Ia menargetkan diri untuk tetap istiqomah menunaikan shalat tarawih hingga penghujung Ramadan. Suasana shalat di Masjid Istiqlal yang megah dan penuh kebersamaan menjadi motivasi agar semangat beribadah.
Sementara itu, Nasaruddin memaparkan rangkaian program Ramadan tahun ini, mulai Tarawih dengan qari internasional hingga penguatan konsep “Ramadhan Hijau” berbasis eko-teologi. Tema tersebut menekankan pentingnya mencintai dan menjaga alam sebagai bagian dari ajaran agama.
“Selamat datang di Istiqlal yang selalu baru. Tiap tahun selalu ada yang baru, selalu ada surprise di Istiqlal,” ucapnya.

Selama Ramadhan, Istiqlal tetap mempertahankan tradisi Tarawih 20 rakaat ditambah tiga rakaat Witir dengan pembacaan 30 juz Al-Qur’an hingga khatam di akhir bulan. Sebelum Tarawih dimulai, jemaah akan disuguhkan lantunan qari internasional, sementara kultum akan diisi tokoh-tokoh nasional, ulama, hingga menteri dan duta besar.
“Daya tampung Istiqlal itu 250.000. Nah biasanya kalau malam iktikaf itu sampai ke lantai 5 itu penuh,” tutur Imam Besar Masjid Istiqlal tersebut.
