Mereka pun mengakui hendak tawuran, dimana polisi juga menemukan barang bukti senjata tajam jenis celurit serta penggaris besi yang digunakan sebagai senjata.
"Mereka sampai disini (Polsek) nangis-nangis dan mengaku mau tawuran. Kami juga temukan senjata tajam jenis celurit dan penggaris besi di lokasi pengamanan," kata Dasuki.
Selanjutnya, Polsek Pasar Kemis melakukan pemanggilan terhadap orang tua masing-masing pelajar, serta pihak sekolah untuk penanganan lebih lanjut.
Baca Juga: Brimob Tangkap Pelaku Penusukan di Duren Sawit
"Sudah kami lakukan pendataan dan pembinaan juga terhadap anak-anak itu. Orang tua juga sudah kami imbau untuk lebih ketat mengawasi anak-anak itu agar tidak terulang peristiwa seperti ini," ujarnya. (ver)
