Apakah Benar Puasa Bisa Hambat Pertumbuhan Sel Kanker? Ini Penjelasan Lengkap ala Dokter Zaidul Akbar

Selasa 17 Feb 2026, 07:42 WIB
Ilustrasi - Penjelasan Dokter Zaidul Akbar mengenai puasa pertumbuhan sel kanker (Sumber: Unsplash/National Cancer Institute)

Ilustrasi - Penjelasan Dokter Zaidul Akbar mengenai puasa pertumbuhan sel kanker (Sumber: Unsplash/National Cancer Institute)

Sayuran hijau, brokoli, kol, serta buah berserat tinggi berperan penting dalam membantu proses detoksifikasi alami tubuh.

Serat juga mendukung kesehatan saluran cerna dan membantu menekan peradangan.

5. Pilih sumber protein yang lebih aman


Protein tetap dibutuhkan untuk memperbaiki jaringan tubuh. Namun, pada penderita kanker, protein nabati seperti kacang-kacangan, alpukat, dan biji-bijian sering dianjurkan karena lebih rendah risiko peradangan.

6. Protein hewani dibatasi sementara


Pada fase tertentu pengobatan, protein hewani dapat dibatasi untuk mengurangi potensi inflamasi.

Jika dikonsumsi, pilih sumber yang lebih aman seperti ikan air tawar yang hidup bebas dan tidak terpapar logam berat.

7. Cukupi asupan cairan


Minum air putih dalam jumlah cukup membantu menjaga fungsi organ, melancarkan metabolisme, dan mendukung proses pembuangan racun dari dalam tubuh.

8. Kurangi makanan dengan bahan sintetis


Pewarna, pengawet, dan perisa buatan sebaiknya dihindari. Bahan sintetis yang tidak dikenali tubuh berpotensi memicu stres metabolik dan mengganggu keseimbangan sistem imun.

9. Atur pola makan dan waktu makan


Pola makan teratur, termasuk pengaturan jeda makan atau puasa terkontrol, dinilai dapat membantu tubuh mengoptimalkan sistem pertahanan dan proses perbaikan sel.

10. Sesuaikan dengan kondisi medis pasien


Setiap penderita kanker memiliki kondisi yang berbeda. Oleh karena itu, pola makan sehat sebaiknya disesuaikan dengan jenis kanker, tahap pengobatan, serta rekomendasi tenaga medis yang menangani.

Meski memiliki berbagai manfaat, puasa bukanlah pengganti pengobatan medis.

Dokter Zaidul Akbar menekankan bahwa, puasa sebaiknya dipandang sebagai bagian dari ikhtiar menjaga dan memperbaiki sistem pertahanan tubuh.

Setiap penderita kanker tetap dianjurkan untuk berkonsultasi dengan tenaga medis dan mengikuti protokol pengobatan yang direkomendasikan.


Berita Terkait


News Update