Teladani Rahmi Hatta, Menteri PPPA Tekankan Peran Ibu dalam Pemberdayaan Perempuan

Senin 16 Feb 2026, 16:56 WIB
Menteri PPPA, Arifah Fauzi saat peluncuran buku Rahmi Hatta di kawasan Menteng Jakarta Pusat, Senin, 16 Februari 2026. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

Menteri PPPA, Arifah Fauzi saat peluncuran buku Rahmi Hatta di kawasan Menteng Jakarta Pusat, Senin, 16 Februari 2026. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Rahmi Hatta kembali diangkat sebagai sosok teladan perempuan Indonesia.

Hal itu terkemuka dalam kegiatan peluncuran buku tentang Rahmi Hatta di kawasan Menteng Jakarta Pusat, Senin, 16 Februari 2026. Peluncuran buku itu merupakan rangkaian ke bulan Bung Hatta pada 12 Agustus.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menilai, Rahmi merupakan figur perempuan yang memberikan pesan positif bagi generasi sekarang.

Salah satu pesan yang disampaikan yaitu melalui keteladanan dalam mencintai dan merawat produk-produk lokal di Indonesia.

Baca Juga: UI Ditargetkan Tembus Peringkat 100 Dunia, Menteri Keuangan Siapkan Tambahan Dana Rp100 Miliar

"Dari cerita putri-putri beliau, Ibu Rahmi Hatta sangat mencintai produk lokal dan menjaganya dengan baik. Ini menjadi pesan penting bagi generasi penerus untuk tetap mencintai produk Indonesia," kata Arifah seusai peluncuran buku, Senin, 16 Februari 2026.

Arifah menyoroti pentingnya peran keluarga sebagai fondasi negara. Menurutnya, lemahnya komunikasi dalam keluarga merupakan tantangan besar.

"Kita sedang mengalami pola asuh keluarga yang rapuh. Komunikasi dalam keluarga semakin sulit, padahal keluarga adalah pondasi sebuah negara. Ini yang harus diperkuat," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak para ibu introspeksi dalam pola asuh anak dan berkomunikasi dengan pasangan.

Baca Juga: Kementerian Lingkungan Hidup Dorong Pemda Percepat Penyelesaian Masalah Sampah di Jakarta

"Ayo kita bertanya pada diri sendiri, apakah komunikasi di keluarga sudah baik dan apakah pola asuh yang kita berikan sudah tepat," ucapnya.

Sementara itu, putri Rahmi, Meutia Hatta menyampaikan, sang ibu merupakan pribadi mulia, humanis, serta memiliki semangat belajar yang tinggi sepanjang hidupnya.

Rahmi dikenal sebagai sosok yang terus mengembangkan diri melalui membaca, menonton pertunjukan seni, belajar bahasa asing, hingga mengikuti perkembangan budaya.

"Ibu selalu ingin tahu dunia dan isinya. Beliau belajar sendiri, mendidik diri sendiri, dan kemudian menularkan semangat itu kepada orang lain," tuturnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan, keteladanan Rahmi bukan dicontohkan dari perintah, tetapi aksi nyata, seperti

cara berpakaian, memilih kuliner Nusantara, hingga mengajak orang-orang di sekitarnya mengenal tempat dan pengalaman baru.

"Ibu menjadi teladan tanpa harus menyuruh. Orang-orang dengan sendirinya meneladani beliau," pungkasnya.


Berita Terkait


News Update