Penjualan Motor Januari 2026 Tembus 577 Ribu Unit, Ekspor Ikut Melonjak

Senin 16 Feb 2026, 19:02 WIB
Ilustrasi penjualan sepeda motor Januari 2026 mencapai 577.763 unit menurut AISI (Sumber: Poskota/Aldi Harlanda Irawan)

Ilustrasi penjualan sepeda motor Januari 2026 mencapai 577.763 unit menurut AISI (Sumber: Poskota/Aldi Harlanda Irawan)

POSKOTA.CO.ID - Data terbaru dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia mencatat pasar roda dua domestik pada Januari 2026 mencapai 577.763 unit. Angka tersebut meningkat 3,1 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya yang berada di 560.301 unit.

Bila dibandingkan Desember 2025, kenaikannya bahkan mencapai sekitar 25 persen dari 461.925 unit.

Selain pasar dalam negeri, kinerja positif juga datang dari pengiriman ke luar negeri. Ekspor kendaraan utuh atau CBU tercatat 52.924 unit, naik 29,4 persen dibanding Januari 2025 sebanyak 40.878 unit.

Jumlah ini juga lebih tinggi 21,5 persen dibanding Desember tahun lalu yang mencapai 41.541 unit.

Baca Juga: Didominasi Motor Matic, Penjualan Honda di IIMS 2026 Tembus 500 Unit

Penjualan Tahunan 2025 Tetap Stabil

Sepanjang Januari–Desember 2025, total penjualan sepeda motor nasional mencapai 6.412.769 unit. Perolehan tersebut naik tipis 1,3 persen dibandingkan tahun 2024, sekaligus masih berada dalam rentang proyeksi asosiasi.

Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala, menyebut kondisi pasar relatif stabil meski sempat dipengaruhi tekanan daya beli masyarakat.

“Rata-rata per bulan penjualan sepeda motor domestik berada di angka 535 ribu unit. Ini menggambarkan sepeda motor memang sangat dibutuhkan, baik untuk kegiatan ekonomi produktif maupun untuk kebutuhan leisure dan gaya hidup masyarakat,” ujar Sigit dalam keterangan resmi AISI.

Menurutnya, kendaraan roda dua tetap menjadi moda transportasi yang efisien untuk aktivitas harian maupun kegiatan ekonomi.

Baca Juga: IIMS 2026 Banjir Diskon di Hari Terakhir dari Mobil hingga Motor Listrik

“Realisasi penjualan yang tercapai dinilai masih sejalan dengan proyeksi tersebut, meski pertumbuhannya tidak terlalu besar,” tutur Sigit.

Skutik Mendominasi Pasar


Berita Terkait


News Update