POSKOTA.CO.ID - Dalam beberapa hari terakhir, algoritma TikTok dan berbagai lini masa media sosial di Indonesia kembali dipenuhi satu frasa yang menggelitik rasa penasaran “Video Chindo Adidas Viral”.
Kata kunci ini muncul di kolom komentar unggahan, grup diskusi, hingga forum daring. Warganet ramai-ramai menanyakan “link”, mencari “versi full”, hingga berdebat mengenai isi videonya.
Pola ini identik dengan berbagai viral sebelumnya: sebuah video pendek muncul di FYP, menyisakan narasi menggantung, kemudian audiens diarahkan menuju “link di bio” atau tautan eksternal. Praktik ini membentuk ambiguitas bahkan sebagian publik meyakini bahwa video tersebut termasuk konten sensitif atau skandal pribadi.
Namun berdasarkan penelusuran poskota, fenomena ini justru jauh berbeda dari yang diasumsikan. Istilah “Chindo Adidas” tidak mengarah pada konten asusila, melainkan tren fesyen yang sedang naik daun.
Baca Juga: Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon Umumkan Gender Calon Bayi Pertamanya: "It's a BOY!
Apa yang Dimaksud “Chindo Adidas”?
Istilah “Chindo” dalam bahasa gaul warganet Indonesia sering dipakai untuk merujuk pada nuansa gaya Tionghoa-Indonesia. Sementara itu, Adidas adalah merek global yang tengah merilis koleksi bertema New Chinese Style dengan sentuhan desain Tang Suit dan Cheongsam.
Desain jaket ini cukup unik: kerah mandarin, kancing tradisional Tiongkok, palet warna merah dan hijau giok, serta detail bordir tipikal gaya oriental. Koleksi ini memang sering dirilis menjelang Lunar New Year, sehingga peminatnya meningkat tajam.
Beberapa kreator fesyen bahkan menyebut desain “Tang Jacket Style” sebagai produk yang memang potensial viral karena tampil beda dari koleksi streetwear biasanya.
Isi Video: Review Fesyen, Bukan Skandal
Berdasarkan rangkaian pengamatan digital, mayoritas video yang menggunakan tagar “Chindo Adidas” berisi konten informatif dan estetis. Ada tiga kategori terbesar:
1. Unboxing & Review Kualitas
Konten ini menampilkan detail bahan, jahitan, serta fitur kancing simpul khas Tiongkok. Kreator biasanya memperlihatkan perbandingan dengan koleksi Adidas reguler.
2. OOTD / Try-On Video
Para kreator memamerkan gaya mix-and-match dengan track top ini untuk tampilan casual hingga streetwear. Konten semacam ini menjadi favorit karena menonjolkan estetika visual.
