POSKOTA.CO.ID - Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, membuka Rapat Kerja Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Hotel Sultan Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026.
Dalam kegiatan itu, Federasi Serikat Pekerja Penerbangan Indonesia (FSPPI) juga turut bergabung ke dalam federasi.
"Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi gerakan buruh nasional, khususnya sektor penerbangan yang dinilai memiliki peran strategis dalam menopang konektivitas wilayah kepulauan serta integrasi ekonomi nasional," ujar Ketua Umum FSPPI, Jemmy J. Pongoh dikutip dalam keterangannya, Jumat, 13 Februari 2026.
Jemmy menyatakan keputusan organisasinya untuk berafiliasi dengan KSPSI dilandasi kesamaan visi perjuangan dan kebutuhan memperkuat barisan gerakan buruh.
Baca Juga: Sufmi Dasco Ahmad Lepas Bantuan Gerindra ke Karawang dan Bekasi
Baginya, afiliasi tersebut bukan sekadar keputusan administratif, tetapi juga pilihan ideologis dan strategis untuk memperjuangkan regulasi ketenagakerjaan yang lebih adil.
“Keputusan ini merupakan langkah strategis yang didasarkan pada kesamaan visi dan arah perjuangan untuk memperkuat konsolidasi pekerja penerbangan dalam satu gerakan buruh nasional yang kuat dan terorganisir,” kata Jemmy.
Lanjut Jemmy, kepemimpinan KSPSI di bawah Jumhur Hidayat konsisten mendorong dialog sosial yang konstruktif antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.
Ia menegaskan bahwa keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas utama yang tidak dapat ditawar.
Baca Juga: Listyo Sigit Dilantik jadi Kapolri, Ini Harapan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad
“Keselamatan penerbangan adalah hal yang tidak bisa dinegosiasikan karena pekerja memiliki peran penting sebagai penjaga standar keselamatan sekaligus keberlanjutan industri,” ucap Jemmy.
Dalam kesempatan itu FSPPI juga menilai peningkatan kesejahteraan dan perlindungan pekerja sejalan dengan penguatan daya saing industri penerbangan nasional.
Melalui dialog sosial yang dewasa dan kebijakan yang berpihak pada kepentingan nasional, perlindungan tenaga kerja dan pertumbuhan industri diyakini dapat berjalan beriringan.
