Perusahaan juga menyatakan telah mengambil tindakan internal terhadap oknum yang terlibat.
“Sebagai bentuk pertanggungjawaban kami, per hari ini PIC KOL yang bersangkutan sudah tidak lagi menjadi bagian dari kami,” lanjut pernyataan tersebut.
Eiger menegaskan komitmennya untuk menjaga hubungan profesional dengan para kreator dan mitra bisnis. Kasus ini menjadi refleksi penting tentang bagaimana komunikasi dalam kerja sama digital dapat berdampak besar terhadap reputasi brand.
Di era media sosial, transparansi, kesepakatan yang jelas, serta penghargaan terhadap kreator dinilai sebagai fondasi utama kolaborasi yang sehat.
Perbincangan yang muncul menunjukkan bahwa publik kini semakin kritis terhadap cara brand memperlakukan micro influencer, sekaligus mendorong standar profesional yang lebih tinggi di industri kreatif digital.
