Unas Anugerahkan Gelar Profesor Kehormatan kepada Menteri Kebudayaan Fadli Zon

Rabu 11 Feb 2026, 18:47 WIB
Unas mengukuhkan Profesor Kehormatan (Prof. Hon)  untuk Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam Sidang Terbuka Senat Akademik di Auditorium Universitas Nasional, Jakarta. (Sumber: Dok. Istimewa)

Unas mengukuhkan Profesor Kehormatan (Prof. Hon) untuk Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam Sidang Terbuka Senat Akademik di Auditorium Universitas Nasional, Jakarta. (Sumber: Dok. Istimewa)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Universitas Nasional (Unas) mengukuhkan Menteri Kebudayaan Fadli Zon sebagai Profesor Kehormatan (Prof. Hon) dalam Sidang Terbuka Senat Akademik di Auditorium Unas, Jakarta.

Pengukuhan ini merupakan bentuk penghargaan akademik tertinggi yang diberikan atas dedikasi, pemikiran, serta kontribusi intelektual Fadli di bidang kebudayaan, pendidikan, dan kehidupan kebangsaan.

Rektor Universitas Nasional, El Amry Bermawi Putera menyampaikan, pengukuhan Profesor Kehormatan kepada Fadli bukan sekadar seremoni akademik, melainkan bentuk penghormatan tertinggi terhadap dedikasi, integritas, dan kontribusi intelektual yang telah diberikan bagi bangsa dan peradaban.

“Pengukuhan ini kami maknai sebagai pengakuan akademik atas kerja panjang, ketekunanintelektual, serta konsistensi Dr. Fadli Zon dalam memperjuangkan kebudayaan, sejarah, dan jati diri bangsa. Ini bukan sekadar penghargaan personal, tetapi juga pesanmoral bahwa kebudayaan harus ditempatkan sebagai fondasi pembangunan peradabanIndonesia,” kata Amry.

Baca Juga: Menteri Kebudayaan Fadli Zon Berduka, Titiek Puspa Sosok Tak Tergantikan dalam Dunia Musik

Amry menambahkan, kiprah Fadli dalam pelestarian sejarah, penguatanliterasi budaya, serta diplomasi kebudayaan nasional dan internasional menunjukkan keselarasan yang kuat dengan nilai-nilai Universitas Nasional yang diwariskan Sutan Takdir Alisjahbana, salah seorang pendiri Unas. Menurutnya, kontribusi tersebut telah melampaui batas sektoral dan administratif, menjangkaudimensi akademik, sosial, hingga peradaban global.

Ia berharap penganugerahan Profesor Kehormatan ini dapat memperkuat komitmen bersama antara dunia akademik, negara, dan para pemikirbangsa dalam membangun ekosistem kebudayaan yang inklusif, progresif, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Fadli memaparkan gagasan strategis tentang pentingnya upaya reinventingIndonesian identity sebagai fondasi penguatan peradaban bangsa di tengah dinamikaglobal. Ia menegaskan, berbagai temuan dan jejak arkeologis menunjukkanNusantara telah memainkan peran vital dalam evolusi dan perjalanan panjang peradabanumat manusia.

“Upaya reinventing Indonesian identity merupakan wujud nyata penguatan kembali posisi Indonesia sebagai episentrum peradaban dunia. Berbagai temuan dan jejak arkeologismembuktikan bahwa Nusantara merupakan panggung vital dalam evolusi dan peradabanumat manusia,” ucapnya.

Baca Juga: Menbud Fadli Zon Angkat Suara Mengenai Band Sukatani, Berekspresi Boleh Saja Tapi Jangan Menyinggung Institusi

Menurutnya, Indonesia tidak dapat dipahami semata sebagai negara-bangsa modern, melainkan sebagai peradaban-bangsa (civilizational-state) yangberdiri di atas fondasi megadiversity. Keberagaman etnis, bahasa, adat, dantradisi yang terbentuk melalui proses sejarah panjang justru menjadi kekuatan strategis bangsa dalam memainkan peran penting dalam politik kebudayaan dunia.


Berita Terkait


News Update