Link Nay TikTok Viral Lagi, Netizen Ramai Cari Video 5 Menit, Waspada Phising!

Rabu 11 Feb 2026, 16:03 WIB
Ilustrasi. Link Nay TikTok viral lagi (Sumber: Pinterest/v4mp1ra.)

Ilustrasi. Link Nay TikTok viral lagi (Sumber: Pinterest/v4mp1ra.)

POSKOTA.CO.ID - Jagat media sosial kembali dihebohkan oleh kabar beredarnya video pribadi yang dikaitkan dengan sosok konten kreator bernama Nay TikTok.

Nama tersebut mendadak ramai diperbincangkan setelah muncul klaim bahwa terjadi kesalahan atau blunder yang membuat konten privatnya tersebar luas.

Hingga kini, identitas asli figur yang dipanggil Nay belum diketahui secara pasti.

Namun, ketika kata kunci seperti “Nay TikTok”, “Nay TikTok 5 menit”, atau “Nay TikTok blunder” ditelusuri melalui kolom pencarian, pengguna akan menemukan berbagai unggahan yang menampilkan perempuan berambut panjang dengan ciri khas tertentu.

Baca Juga: Link Winda Can Main Parfum Viral, Ramai Klaim Video Lengkap Cek Faktanya di Sini!

Kronologi Isu yang Membuat Nama Nay TikTok Kembali Viral

Kronologi isu yang membuat nama Nay TikTok kembali viral (Sumber: TikTok/@nay6899_)

Beberapa video lain bahkan memperlihatkan gaya rambut berbeda, termasuk warna pirang di bagian depan.

Banyaknya akun yang mengunggah ulang konten tersebut membuat publik kesulitan memastikan mana profil yang benar-benar milik Nay.

Sebagai kreator, Nay dikenal sering membuat beragam konten hiburan. Mulai dari joget mengikuti tren musik, hingga parodi drama menggunakan potongan suara yang tersedia di aplikasi TikTok.

Perbincangan semakin meluas setelah netizen menyebut adanya rekaman pribadi yang beredar dan diduga bukan ditujukan untuk konsumsi umum.

Baca Juga: Akun IG Vito Dery Alvi Silalahi Apa? Ini Jejak Digital PIC KOL Eiger yang Diduga Rendahkan Konten Kreator

Benarkah Ini Kasus Kedua yang Menyeret Namanya?

Situasi ini membuat namanya kembali menjadi sorotan, bahkan disebut sebagai kejadian kedua setelah isu serupa sebelumnya.

Seiring viralnya kabar itu, sejumlah akun mengklaim memiliki akses menuju video yang dimaksud.

Tautan-tautan tersebut biasanya ditempatkan di bagian bio maupun kolom komentar agar mudah ditemukan pengguna lain.

Namun, di balik rasa penasaran publik, tersimpan risiko yang tidak kecil. Link yang beredar belum tentu benar, bahkan kerap mengarah ke situs berbahaya.

Baca Juga: Link Video Cukur Kumis Versi Bersuara Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya

Waspada, Link Beredar Berpotensi Phishing dan Malware

Melansir dari salah satu konten kreator Digital Safety dan Personal Safety dengan akun TikTok @biim___. Dirinya menjelaskan bahwa kita harus tetap berhati-hati karena banyak modus penyebaran link.

"Hati-hati sekarang lagi nyebar, modus baru yang kelihatannya sepele tapi bisa bikin akun Google kamu hilang total, semua data mulai dari gmail, drive sampai foto pribadi bisa lenyap dalam hitungan detik" ujarnya dikutip Rabu, 11 Februari 2026.

Ia juga menjelaskan, parahnya banyak yang tidak sadar udah jadi korban dari modus penyebaran link ini.

"Cuman karena klik link dari video viral, biasanya ada video yang bikin penasaran banget, entah itu lucu, aneh atau katanya video yang dihapus dari TikTok," tambahnya.

Baca Juga: Sosok Pemain Timnas Indonesia yang Diduga Lakukan Kekerasan Terhadap Kekasihnya Siapa? Jadi Sorotan di Medsos

Dia juga menambahkan, biasanya dilanjutkan di kolom komentar seperti yang mau link-nya klik aja di bio.

"Nah dari situ jebakannya mulai jalan, karena orang Indonesia paling gampang penasaran, begitu kamu klik link-nya muncul halaman yang kelihatannya kaya download page biasa ada tulisan apply atau login untuk melanjutkan,"

Nah dari situlah kamu disuruh untuk login menggunakan akun Google kamu, tampilannya mirip banget kaya halaman login asli.

Banyak di antaranya berujung pada promosi judi online atau halaman yang berpotensi menyisipkan malware ke perangkat pengunjung.

Karena itu, pengguna media sosial diimbau untuk tetap waspada serta tidak mudah terpancing dengan judul sensasional.

Sikap bijak dan kehati-hatian menjadi kunci agar tidak terjebak dalam praktik penipuan digital yang merugikan. Fenomena viral semacam ini kembali menjadi pengingat bahwa literasi digital sangat penting. Memastikan keamanan data pribadi jauh lebih utama dibanding mengikuti rasa penasaran sesaat.


Berita Terkait


News Update