Komentar serupa datang dari akun @bop***: “Lah masih diulang toh? Nggak belajar sama pengalaman wkwk.”
Sementara itu, akun @ade*** menyebut bahwa pengalaman kreator lain, termasuk musisi dan penulis Fiersa Besari, pernah menggambarkan suasana kerja sama dengan Eiger sebagai “kaku dan berjarak”.
Kontroversi yang kembali muncul ini menimbulkan pertanyaan mengenai konsistensi perusahaan dalam memperbaiki citra dan hubungan dengan komunitas kreator. Dunia pemasaran digital sangat bergantung pada kolaborasi yang sehat antara brand dan kreator, sehingga sikap PIC maupun tim internal memiliki dampak langsung terhadap reputasi perusahaan.
Baca Juga: Siapa Vito Dery Alvi Silalahi? PIC KOL Eiger Indonesia yang Diduga Rendahkan Konten Kreator
Eiger Memberikan Pernyataan Resmi
Hingga saat artikel ini ditulis, Eiger resmi memecat PIC KOL dan memberikan pernyataan resmi dan langkah konkret Eiger Indonesia dalam menanggapi kasus yang kembali viral tersebut.
“Eigerindo MP sebagai distributor resmi EIGER Adventure menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada Mitra KOL kami atas kejadian yang dialami. Manajemen telah melakukan tindak tegas terhadap kegiatan ini”, tulisnya.
“Sebagai bentuk pertanggung jawaban kami, per hari ini PIC KOL yang bersangkutan sudah tidak lagi menjadi bagian dari kami. Kami berkomitmen menjaga hubungan baik serta kepercayaan yang sudah diberikan seluruh mitra dan pelanggan”, tambahnya.
