POSKOTA.CO.ID - Nama Satria Mahathir kembali menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan penipuan yang ramai dibicarakan di media sosial.
Seleb TikTok yang dikenal kerap menuai kontroversi itu disebut terlibat dalam transaksi jual beli iPhone yang merugikan sejumlah pihak.
Kasus ini mencuat setelah seorang pengguna media sosial X mengaku menerima barang yang tidak sesuai dengan yang dijanjikan. Pengakuan tersebut dengan cepat menyebar luas dan menimbulkan spekulasi luas oleh warganet.
Unggahan korban kemudian membuka rangkaian kronologi dugaan penipuan yang diduga melibatkan penjualan iPhone. Cerita tersebut menarik perhatian publik karena disebut bukan hanya menimpa satu orang, melainkan banyak korban lain.
Baca Juga: Mohan Hazian Akui Khilaf dan Minfaa Maaf, Bantah Tuduhan Pemerkosaan
Kronologi Dugaan Penipuan Penjualan iPhone Satria Mahatir
Dalam ceritanya, pemilik akun @zexssee secara terbuka mengakui kelalaiannya karena masih mempercayai Satria Mahathir, meskipun sosok tersebut telah lama disebut memiliki reputasi kurang baik. Ia lalu memaparkan kronologi kejadian yang dialaminya.
Awalnya, korban membeli sebuah topi yang dipromosikan melalui Instagram Story. Transaksi berjalan mulus dan barang yang diterima sesuai ekspektasi, sehingga menumbuhkan rasa percaya.
Beberapa waktu kemudian, korban melihat penawaran iPhone 15 Pro Max dengan harga Rp8,5 juta termasuk ongkos kirim. Karena merasa sudah pernah bertransaksi tanpa masalah, korban langsung melakukan transfer ke rekening atas nama Satria Mahathir tanpa negosiasi tambahan.
Kecurigaan mulai muncul saat paket tak kunjung datang lebih dari satu minggu. Ketika korban mencoba meminta kejelasan, ia justru menerima respons bernada kasar. Tidak lama berselang, akun korban dilaporkan diblokir.
Baca Juga: Ramai Dugaan Pelecehan, Dokter Tirta Kritik Pernyataan Mohan Hazian dan Singgung Kasus Mirip Gofar
Paket Datang, Isi Tak Sesuai
Ironisnya, sehari setelah pemblokiran tersebut, paket yang ditunggu akhirnya tiba. Namun isi kiriman bukanlah iPhone asli, melainkan ponsel dummy atau tiruan.
Merasa dirugikan, korban kemudian membagikan video unboxing di TikTok sebagai bentuk peringatan kepada publik agar tidak mengalami kejadian serupa.
“Ini hape dummy, gila nggak sih. Kalau mau lihat video unboxing-nya langsung ke TikTok gua ya, username @edge_187. Yang nonton udah 1,5 juta. Korbannya udah banyak banget, udah dihitung 100 lebih yang ketahuan,” tulis akun @zexssee, dikutip 10 Februari 2026.
Korban menyebut para pihak yang dirugikan berasal dari berbagai daerah, sehingga sulit untuk dihimpun dalam satu laporan resmi. Meski belum melapor ke pihak berwajib, ia berharap unggahannya dapat menjadi peringatan sekaligus memberi efek jera.
“Siapa tahu kalau viral bisa bikin dia ketangkap. Kalau soal laporan, gua belum lapor, tapi korban lain udah banyak banget. Gua cuma mau naikin ini biar orang-orang tahu,” lanjutnya.
Baca Juga: Medina Dina Siapa dan Apa Agamanya? Sosok Aktris yang Kini Dekat dengan Gading Marten
Warganet Desak Proses Hukum
Unggahan tersebut memicu respons luas dari warganet. Sejumlah pengguna mengaku mengalami modus serupa, sehingga dugaan penipuan ini semakin menjadi sorotan.
Kini, para korban dan warganet berharap kasus ini dapat ditindaklanjuti secara hukum agar pihak yang diduga terlibat bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai aturan yang berlaku.
