Anak Harus Puasa Sejak Umur Berapa? Ustadz Adi Hidayat Ungkap Batas Idealnya

Selasa 10 Feb 2026, 14:25 WIB
Ilustrasi -  Batas ideal usia anak mulai berpuasa menurut  Ustadz Adi Hidayat. (Sumber: Freepik)

Ilustrasi - Batas ideal usia anak mulai berpuasa menurut Ustadz Adi Hidayat. (Sumber: Freepik)

Baligh sendiri memiliki indikator yang berbeda antara laki-laki dan perempuan.

Pada anak perempuan, baligh ditandai dengan datangnya haid. Sementara pada anak laki-laki, baligh ditandai dengan mimpi basah atau tanda-tanda kematangan biologis lainnya.

Usia baligh pun tidak seragam, bisa terjadi pada usia 13 tahun, 14 tahun, 15 tahun, atau bahkan lebih awal maupun lebih lambat.

Karena itu, menurutnya, fase sebelum baligh justru menjadi momentum terbaik untuk belajar puasa, bukan menunggu hingga anak sudah wajib lalu “dipaksa” menyesuaikan diri secara mendadak.

Lebih lanjut, menjawab pertanyaan usia ideal, Ustadz Adi Hidayat menegaskan, tidak ada angka baku yang berlaku sama untuk semua anak.

Baca Juga: Romi Jahat Sakit Apa? Ini Fakta Terakhir Sebelum Vokalis RTJ Meninggal Dunia

Ukurannya bukan semata usia, melainkan kemampuan fisik dan kesiapan anak.

Dalam praktiknya, banyak anak yang mulai dikenalkan puasa sejak usia 4, 5, atau 6 tahun. Namun, puasa pada usia tersebut bukan berarti harus menahan lapar dan haus hingga waktu Magrib.

“Latihan puasa itu tidak harus penuh,” tegas dia dalam kajian tersebut.

Anak boleh dilatih menahan puasa dari Subuh hingga pukul 10.00 atau 11.00 siang. Jika sudah tidak kuat, anak diperbolehkan berbuka tanpa rasa bersalah.

Pihaknya mengingatkan, agar orang tua tidak keliru dalam memahami konsep latihan puasa.

Menurut dia, memaksa anak berpuasa penuh hingga Magrib justru berisiko merusak semangat ibadah anak di kemudian hari.


Berita Terkait


News Update