Pasar Cipulir Kerap Terendam, Rano Karno Pastikan Perbaikan Turap dan Pembangunan Rumah Pompa

Senin 09 Feb 2026, 21:37 WIB
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno melakukan peninjauan Pasar Cipulir, Jakarta Selatan pada Senin, 9 Februari 2026. (Sumber: Dok. Kominfotik Pemprov Jakarta)

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno melakukan peninjauan Pasar Cipulir, Jakarta Selatan pada Senin, 9 Februari 2026. (Sumber: Dok. Kominfotik Pemprov Jakarta)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno melakukan peninjauan Pasar Cipulir, Jakarta Selatan pada Senin, 9 Februari 2026.

Peninjauan itu dilakukan mengingat setiap hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan Kali Pesanggerahan meluap, sehingga menyebabkan Pasar Cipulir terendam banjir. 

Rano menyebut, pasar berada di titik terendah Jalan Raya Ciledug dan dikelilingi Kali Pesanggrahan yang membentuk pola menyerupai tapal kuda. Hal inilah yang dinilai Rano menjadi penyebab kawasan tersebut kerap terdampak banjir.

"Pasar Cipulir ini memang berada pada titik terendah di Jalan Ciledug ini memang problematikanya seperti itu, Ini dikelilingi oleh Kali Pesanggrahan," ujar Rano. 

Baca Juga: BGN Catat 475 SPPG Beroperasi di Jakarta, 566 Dalam Persiapan

"Kemudian, sejak dulu Pasar Cipulir memang banjir, bukan hanya sekali ini saja, sejak dulu (banjir) akibat luapan dari Kali Pesanggrahan ini," katanya. 

Selain genangan, Rano menyebut kerusakan turap Kali Pesanggrahan di pintu masuk pasar juga menyebabkan amblasnya tembok pagar pembatas pasar sepanjang kurang lebih 33 meter.

"Kerusakan turap Kali Pesanggrahan yang berada di pintu masuk Pasar Cipulir mengakibatkan amblasnya tembok," ucap Rano. 

Untuk mengatasi hal tersebut, Rano memastikan Pemprov DKI Jakarta akan segera melakukan perbaikan di pasar tersebut, mengingat beberapa waktu ke depan akan menyambut hari besar keagaaman. 

Baca Juga: Imlek 2026 di Jakarta: Inilah 10 Daftar Acara Mulai 13 Februari yang Wajib Kamu Kunjungi

"Kita akan berupaya secepat-cepatnya untuk bisa menangani karena kita sadar sebentar lagi bulan puasa, juga mungkin artinya akan ada Hari Raya. Ini kan bagian dari Perumda Pasar Jaya," ungkap Rano. 

Sebagai langkah lanjutan, Perumda Pasar Jaya telah melakukan sosialisasi Proyek Pembangunan Rumah Pompa Cipulir pada 3 Februari 2026 bersama Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kota Administrasi Jakarta Selatan. 

Proyek tersebut mencakup pemasangan pipa saluran air bawah tanah serta pembangunan rumah pompa. Rencana pekerjaan fisik akan dilanjutkan akhir Maret atau awal April 2026 dan ditargetkan rampung pada Desember 2026, guna meningkatkan kapasitas pengendalian genangan di kawasan tersebut.

Sementara itu, Suku Dinas SDA Jakarta Selatan saat ini juga mulai melakukan perbaikan turap Kali Pesanggrahan dengan estimasi waktu pekerjaan selama 30 hari.

Baca Juga: Intermoven Tampilkan Puluhan Karya Seni Siswa BINUS, dari Beauty Standard hingga Imajinasi Remaja

Selain meninjau pasar, Rano juga mengecek kondisi Halte Transjakarta Cipulir. Ia mengapresiasi rampungnya perbaikan eskalator halte yang sebelumnya dikeluhkan masyarakat.

"Untuk halte TransJakarta ini, alhamdulillah saya lihat sudah selesai perbaikan eskalatornya. Mudah-mudahan dengan ini bisa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Cipulir dan sekitarnya," kata Rano. 

Rano menegaskan, Pemprov DKI terus mendorong perawatan fasilitas publik agar dapat berfungsi optimal dalam jangka panjang sehingga mendukung mobilitas warga.

"Dulu yang paling ramai kalau naik ke sini, terutama emak-emak, pada ngos-ngosan karena memang eskalatornya mati. Nah, inilah alhamdulillah, tinggal kita menjaga dan merawatnya agar bisa punya daya tahan yang cukup lama," ujarnya. (cr-4)


Berita Terkait


News Update