“Penyebabnya jalanan berlubang. Katanya pas jatuh terus kelindas. Saya dengar ada yang bilang kepalanya kelindas,” ungkapnya.
Baqi menyoroti lambatnya penanganan korban di lokasi. Ia mengatakan sekitar satu jam pascainsiden kecelakaan, tak satupun aparat kepolisian ada di lokasi, padahal cukup dekat dengan pos petugas.
“Penanganannya lelet. Saya nungguin hampir sejam enggak ada polisi datang. Ambulans juga kejebak macet. Saya malah sempat berdampingan sama ambulans, sirinenya juga enggak terdengar,” ujar Baqi.
Baca Juga: Viral CCTV Pelajar SMA Siram Air Keras ke Siswa Pelayaran di Cempaka Putih, Korban Luka di Mata
Usai kecelakaan tunggal tersebut, korban kemudian dievakuasi ke RS Polri untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. (cr-4)
