Logo bukan sekadar gambar pemanis, melainkan medium komunikasi yang membawa pesan nilai, harapan, serta semangat zaman.
Bagi pemerintah, penyediaan logo resmi merupakan cara untuk menghadirkan perayaan yang lebih tertata, inklusif, dan dapat dirayakan bersama oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Selain itu, keseragaman desain memudahkan publik mengenali kampanye atau kegiatan yang berkaitan dengan Imlek 2026.
Baca Juga: Persiapan Imlek, Warga Luar Jakarta Mampir Beli Pernak-Pernik ke Petak Sembilan
Mengulas Karakter Visual Logo Imlek Nasional 2026
Tahun ini, konsep visual yang diangkat menekankan tiga pilar utama: inklusif, hangat, dan harmonis. Ketiganya dianggap relevan dengan kondisi sosial masyarakat Indonesia yang majemuk.
- Inklusif
Nilai inklusivitas menegaskan bahwa Imlek bukan hanya milik satu kelompok, tetapi bagian dari kekayaan budaya bangsa.
Semua orang diajak untuk ikut merasakan kegembiraan dan makna perayaannya.
Pesan ini penting untuk memperkuat toleransi serta memperluas ruang perjumpaan antarwarga.
- Hangat
Elemen kehangatan tercermin dari pendekatan visual yang ramah, membumi, dan mudah diterima berbagai kalangan.
Imlek digambarkan sebagai momen berkumpul bersama keluarga, berbagi kebahagiaan, dan menumbuhkan empati sosial.
Kehangatan ini pula yang membuat suasana perayaan terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.
- Harmonis
Harmoni diwujudkan melalui perpaduan antara tradisi leluhur dengan sentuhan modern.
