TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Wakil Menteri (Wamen) Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono sangat mengapresiasi pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Tangerang.
Progam ini dilaksanakan Kementerian Kesehatan, untuk deteksi dini masalah kesehatan, mencakup anak sekolah (SD-SMA) di sekolah dan masyarakat umum (sesuai jadwal ulang tahun) di Puskesmas, meliputi pemeriksaan gizi, indera (mata, telinga), gigi, jiwa, anemia, dll
Apresiasi diberikan setelah Dante Saksono melakukan peninjauan langsung penerapan CKG di wilayah Kabupaten Tangerang yang cukup tinggi.
"Kami dari Kementerian Kesehatan meninjau dan melihat secara langsung Cek Kesehatan Gratis. Kenapa saya datang ke Tangerang karena saya melihat data cakupan angka CKG di Kabupaten Tangerang itu bisa tinggi," katanya saat melakukan kunjungan di Puskesmas Cikupa dan Labkesda Kabupaten Tangerang, Jumat, 6 Februari 2026.
Baca Juga: 275 Pelanggar Lalu Lintas di Tangerang Ditindak saat Operasi Keselamatan Maung 2026
Menurutnya, Kabupaten Tangerang punya strategi khusus dalam pelayanan program CKG, baik melalui edukasi sampai dengan ke tingkat RT dan RW maupun beragamnya cakupan sasarannya.
Penerapan inovasi berbasis digital yang dilakukan dalam pelayanan CKG di Kabupaten Tangerang juga sangat berpengaruh pada tingginya cakupan CKG.
"Di Kabupaten Tangerang, mereka punya strategi khusus pelayanannya. Kegiatan cek kesehatan gratis punya inovasi antara lain sudah pakai digital pendaftaran, ada jalur prioritas, alat spirometri untuk mengukur kapasitas paru-paru,” ucap Dante.
“Lokasinya tidak dilakukan hanya di Puskesmas tapi ada di pasar, di sekolah, di kantor, di perusahaan dan RT, RW. Di luar itu, cek kesehatan gratis di Puskesmas bisa sampai 100 orang," kata dia.
Baca Juga: Ratusan Ribu Warga Jakarta Menganggur, Pengamat Ekonomi Sebut Bisa Picu Kriminalitas
Lebih lanjut, cakupan pelayanan CKG di Kabupaten Tangerang mencapai 106 persen menunjukkan kepercayaan tinggi masyarakat terhadap fasilitas kesehatan yang diselenggarakan di wilatyah tersebut.
Dante menyebut, bahkan warga yang berasal dari Kabupaten lain juga datang untuk melakukan pengecekan kesehatan secara gratis.
"Terima kasih kepada Bapak Bupati yang sudah melakukan konsolidasi dengan baik kepada seluruh jajarannya untuk pelayanan cek kesehatan gratis ini. Dengan begitu masyarakat lebih sehat dan lebih produktif tentunya. Mudah-mudahan ini bisa terus berjalan," ujar Dante.
Sementara itu, Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid mengungkapkan bahwa cakupan CKG yang mencapai sekitar 106 persen tersebut merupakan usaha dan komitmen bersama lintas sektor.
Baca Juga: Pengendara Keluhkan Jalan Panjang Jakbar Berlubang, Khawatir Kecelakaan
Selain itu penggunaan inovasi berbasis digital juga terus diperkuat agar pelayanan CKG benar-benar efisien dan tepat sasaran.
"Khusus Kabupaten Tangerang, kami memang telah merancang bersama dengan para camat, kepala desa, lurah dengan Dinkes untuk bisa melayani pelayanan kesehatan gratis. Jadi bukan hanya di Puskesmas, klinik dan rumah sakit saja, ada yang dilaksanakan pelayanannya di pasar, di balai warga, ada juga di lapangan-lapangan pada saat olahraga," ungkap Rasyid.
Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen penuh untuk mendukung dan menyukseskan program CGK yang telah dicanangkan Presiden Prabowo
"Kami semua beserta jajaran medis yang ada di Kabupaten Tangerang, baik di level rumah sakit, Dinas Kesehatan, Puskesmas sampai ke Posyandu akan lebih aktif lagi dalam rangka menjalankan program kesehatan masyarakat sesuai dengan arahan Pak Wamen dan bapak Presiden Republik Indonesia yang memprogramkan cek kesehatan gratis yang ada di wilayah-wilayah kabupaten kota seluruh Indonesia," katanya.
Pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan bantuan dari Kementerian Kesehatan RI untuk menyukseskan program CKG di Kabupaten Tangerang.
"Kami atas nama pemerintah dan juga masyarakat Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih atas kehadiran langsung Bapak Wamenkes. Alhamdulillah, kami semua 44 Puskesmas sudah dibantu alat USG dari Kemenkes dan beliau juga nanti akan membantu lagi alat cek jantung EKG untuk seluruh 44 Puskesmas," ujarnya. (ver)
