Presiden Prabowo Lantik Pejabat Baru Kabinet Merah Putih Sore Ini, Juda Agung Disebut Jadi Wamenkeu

Kamis 05 Feb 2026, 16:26 WIB
Sosok Juda Agung yang disebut jadi calon Wamenkeu baru . (Sumber: Dok.Bank Indonesia)

Sosok Juda Agung yang disebut jadi calon Wamenkeu baru . (Sumber: Dok.Bank Indonesia)

POSKOTA.CO.ID - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan pelantikan sejumlah pejabat baru Kabinet Merah Putih pada Kamis sore, 5 Februari 2026, di Istana Kepresidenan Jakarta.

Agenda tersebut digelar setelah presiden menghadiri pengucapan sumpah Adies Kadir, eks politisi Partai Golkar yang resmi menjadi Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) mewakili DPR.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, membenarkan bahwa presiden telah menyiapkan agenda pelantikan kabinet pada sore hari. Namun, ia enggan memerinci siapa saja pejabat yang akan dilantik.

“Rencananya nanti sore akan ada agenda untuk Hakim MK yang merupakan perwakilan DPR. Iya, pelantikan Wamenkeu bersamaan dengan Adies Kadir,” ujar Prasetyo kepada awak media, Kamis, 5 Februari 2026.

Baca Juga: Siswa SD Bunuh Diri Tak Mampu Beli Buku dan Pena, Data BPS: Jumlah Penduduk Miskin NTT Menurun

Meski demikian, Prasetyo menegaskan bahwa reshuffle ini hanya bersifat terbatas, khusus untuk mengisi jabatan kosong yang masih tersisa dalam struktur Kabinet Merah Putih.

Dari seluruh posisi kabinet, satu-satunya jabatan yang memang masih kosong adalah Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu). Kursi tersebut ditinggalkan oleh Thomas Djiwandono beberapa waktu lalu, sehingga menimbulkan spekulasi berbagai nama yang potensial mengisi posisi strategis itu.

Informasi yang beredar menyebut bahwa sosok yang paling kuat digadang-gadang mengisi jabatan Wamenkeu adalah Juda Agung, mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia. Namun, pemerintah belum memberikan konfirmasi.

Prasetyo menolak menyebut nama, sembari menegaskan bahwa keputusan final berada di tangan presiden.

“Belum bisa saya sampaikan. Yang jelas, pelantikan sore ini belum final. Presiden masih mempertimbangkan sejumlah opsi,” tuturnya.

Ia juga menyebutkan bahwa Presiden Prabowo memang memiliki rencana untuk melakukan reshuffle yang lebih luas pada jajaran menteri dan wakil menteri.


Berita Terkait


News Update