POSKOTACOID - Seperti apa tanda tubuh yang terkena virus Nipah dan bagaimana cara pencegahannya? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Kasus infeksi virus Nipah yang terjadi pada awal 2026 di Benggala Barat, India membuat sejumlah negara mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran virus ini.
Beberapa negara, seperti Thailand dan Nepal diketahui langsung mengambil sikap siaga dengan memperketat pemeriksaan di sejumlah bandar udara untuk mencegah masuknya virus ini.
Baca Juga: Isi Surat Anak SD Bunuh Diri di NTT Apa? Ini Terjemahan dan Fakta Tabir Masalah yang Dihadapi Korban
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bahkan telah mengeluarkan surat edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/445/2026 mengenai bahaya penyebaran virus Nipah.
Walaupun demikian, ternyata masih banyak masyarakat yang belum memahami dengan betul apa itu virus Nipah dan bahayanya, termasuk proses penularannya.
Apa Itu Virus Nipah?
Dikutip dari laman Kemenkes RI, virus Nipah merupakan virus RNA dari keluarga Paramyxoviridae, genus Henipavirus, yang dapat menyebabkan penyakit serius pada manusia dan hewan.
Virus ini biasanya ditularkan oleh kelelawar buah ke hewan lainnya, seperti babi atau bisa langsung kepada manusia yang mengonsumsi makanan yang terkontaminasi kelelawar yang terinfeksi.
Baca Juga: Cek Titik Lokasi Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Kota Bandung, Ini Daftar Pelanggaran yang Disasar
WHO menjelaskan bahwa virus Nipah pertama kali diidentifikasi pada 1998 di peternakan babi yang ada di dekat Sungai Nipah, Malaysia dan pada 1999 di Singapura.
Virus ini membuat ratusan orang sakit dan meninggal. Adapun, tingkat kematian kasus cukup tinggi yang diperkirakan antara 40 persen hingga 75 persen.
