DPRD DKI Minta Pemprov Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Virus Nipah

Selasa 03 Feb 2026, 17:59 WIB
Ilustrasi virus. (Sumber: freepik)

Ilustrasi virus. (Sumber: freepik)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - DPRD DKI menyoroti soal potensi bahaya penyebaran virus Nipah di wilayah Jakarta, menyusul imbauan kewaspadaan yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan.

Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk segera meningkatkan kesiapsiagaan dan langkah pencegahan.

Menurut Justin, peringatan yang sudah dikeluarga Kemenkes tidak bisa diabaikan, mengingat karakter virus Nipah memiliki tingkat fatalitas tinggi serta potensi penularan luas apabila tidak diantisipasi sejak dini.

"Virus ini memiliki tingkat fatalitas yang tinggi dan potensi penularan yang luas, sehingga tidak bisa diperlakukan sebagai ancaman biasa," ujar Justin kepada Poskota, Selasa, 3 Februari 2026.

Baca Juga: Rute Baru Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Dibuka Pekan Depan, Tarif Hanya Rp3.500

Potensi Penularan Virus Tinggi di Jakarta

Justin mengatakan, Jakarta sebagai kota dengan mobilitas tinggi memiliki tingkat risiko lebih besar dibandingkan dengan daerah lain.

Oleh karena itu, jika sistem pencegahan dan pengawasan tidak disiapkan secara sistematis, maka berpotensi membahayakan masyarakat.

Justin mencontohkan sejumlah negara lain seperti Thailand yang disebutnya telah memperkuat surveilans kesehatan, meningkatkan edukasi publik, serta memperketat pengawasan terhadap potensi sumber penularan di tingkat komunitas maupun rantai pangan. 

"Kami melihat hingga saat ini langkah yang diambil Pemprov DKI masih cenderung reaktif, belum proaktif dan terstruktur seperti yang dilakukan di Thailand," ucap Justin. 

Baca Juga: Pemprov DKI Siapkan Perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Beberapa Titik Wilayah Jakarta

"Di sana, pemerintahnya sudah memperkuat surveilans kesehatan, meningkatkan edukasi publik, serta memperketat pengawasan terhadap potensi sumber penularan di tingkat komunitas dan rantai pangan," katanya. 


Berita Terkait


News Update