Untuk pelaku usaha yang ingin ekspansi, tenor 36 bulan menghasilkan cicilan sekitar Rp1,5 jutaan per bulan.
4. Pinjaman Rp100 Juta (KUR Kecil)
Dirancang untuk usaha dengan omzet lebih stabil, tenor hingga 48 bulan membuat cicilan berada di kisaran Rp2 jutaan setiap bulan [01:53].
Dalam penjelasannya Pihak BRI menegaskan bahwa angka tersebut merupakan estimasi, bukan keputusan final. "Besaran cicilan yang sebenarnya tetap bergantung pada hasil analisis kelayakan kredit,” ungkap channel Youtube tersebut.
Faktor Penilaian Bank: Tidak Hanya Besaran Omzet
Dalam penilaian pengajuan KUR, BRI menerapkan sejumlah parameter untuk memastikan calon debitur memiliki kemampuan bayar yang memadai. Faktor yang menjadi penilaian utama antara lain:
Lama Usaha Berjalan
Usaha minimal telah berjalan 6 bulan – 1 tahun dengan aktivitas operasional yang terbukti konsisten.
Omzet Bulanan
Bank menilai risiko kredit berdasarkan perputaran penghasilan calon debitur.
Kemampuan Bayar (Capacity)
Termasuk kesehatan arus kas dan proporsi antara hutang serta pendapatan.
Riwayat Kredit (SLIK OJK)
Rekam jejak pembayaran kredit sebelumnya menjadi faktor vital. Pelaku usaha dianjurkan memahami kondisi keuangan sebelum mengajukan pembiayaan. Pastikan cicilan tidak membebani arus kas usaha ke depan.
Simulasi Tabel Angsuran KUR BRI 2026 (Plafon Rp1 Juta – Rp500 Juta)
Di bawah ini adalah simulasi tabel angsuran KUR BRI 2026 berdasarkan estimasi bunga 6% per tahun untuk tenor 12–60 bulan.
Pinjaman Rp1 Juta
- 12 bulan: Rp88.333
- 18 bulan: Rp60.556
- 24 bulan: Rp46.667
- 36 bulan: Rp32.778
- 48 bulan: Rp25.833
- 60 bulan: Rp21.667
