Jeffrey Epstein Siapa? Ini Profil, Kasus, dan Daftar Tokoh Dunia yang Terseret Usai Rilis Epstein Files Terbaru

Senin 02 Feb 2026, 11:59 WIB
Jeffrey Epstein kembali menjadi perhatian dunia internasional setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat merilis data terbaru yang dikenal sebagai Epstein Files (Sumber: X/@RedPandaKoala)

Jeffrey Epstein kembali menjadi perhatian dunia internasional setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat merilis data terbaru yang dikenal sebagai Epstein Files (Sumber: X/@RedPandaKoala)

Epstein dikenal memiliki jaringan sosial yang sangat elite. Ia menjalin hubungan dekat dengan berbagai tokoh terkemuka di dunia politik, bisnis, dan keuangan global.

Karena skala kejahatan dan luasnya jaringan tersebut, Jeffrey Epstein kerap disebut sebagai salah satu predator seksual terbesar abad ini.

Di balik citra sebagai investor dan filantropis, Epstein ternyata menyimpan sisi gelap yang kemudian terbongkar melalui serangkaian penyelidikan.

Dia sendiri dikenal sebagai predator seks, pedofil, bahkan sempat dikaitkan dengan dugaan praktik ekstrem yang memicu spekulasi luas di ruang publik.

Jeffrey Epstein sendiri memulai karier profesionalnya sebagai guru di Dalton School, sebuah sekolah elite di New York, pada periode 1974 hingga 1976.

Setelah itu, ia beralih ke sektor keuangan dan bekerja di Bear Stearns, salah satu perusahaan investasi ternama di Wall Street.

Dari titik inilah Epstein mulai membangun kekayaan dan jaringan relasi tingkat tinggi.

Hubungannya dengan investor dan miliarder papan atas membuka jalan bagi Epstein untuk mengelola dana dalam jumlah fantastis, meski sumber kekayaannya kerap dipertanyakan.

Menurut laporan Forbes pada 2025, sebagian besar kekayaan Epstein antara 1999 hingga 2018 berasal dari $490 juta dalam bentuk fee, yang sebagian besar diperoleh dari Wexner dan miliarder Leon Black, serta tambahan $310 juta dari hasil investasi.

Kasus Hukum dan Akhir Hidup Jeffrey Epstein

Epstein pertama kali ditangkap pada 2006. Pada 2008, ia mengaku bersalah atas tuduhan prostitusi anak sebagai bagian dari kesepakatan pembelaan (plea deal) yang kontroversial dan dibrokeri oleh Jaksa AS Alexander Acosta.

Dalam kasus tersebut, Epstein hanya menjalani hukuman 13 bulan penjara dengan kebebasan kerja yang luas, sebuah keputusan hukum yang menuai kritik tajam.

Kasus Epstein kembali mencuat pada Juli 2019 ketika ia ditangkap atas dakwaan federal perdagangan seks anak.


Berita Terkait


News Update